Sabtu, 28 Juli 2018
Kalimat-Kalimat Positif Untuk Anak
Minggu, 07 Januari 2018
Isi Piringku : Komposisi Nutrisi yang Ideal
Saya ajak Kakang (3th) dan adik saya Yusuf (21 th). Kebetulan Yusuf lagi libur kuliah dan senggang.
Kami tiba di lokasi sekitar pukul 12 siang. Setelah registrasi dan sholat dhuhur, kami dijamu makan di Eat & Eat.
Sekitar pukul 1 setelah saya selesai makan, saya titipkan Kakang pada Yusuf, kemudian langsung melipir ke dalam 'kelas' :D
UDAH NELPON NYOKAP?
Senin, 15 Februari 2016
Cara Mengatasi Windows Help dan Chrome Support yang Muncul Terus-Menerus
Minggu, 17 Januari 2016
[Tips Jualan Online] Jika Transaksi Lunas (terpaksa) Batal
Senin, 04 Januari 2016
Canva, Solusi buat yang Gak Jago Desain
Minggu, 13 September 2015
Tiga Harapan untuk Polantas Idaman
Minggu, 31 Mei 2015
Cermat Memilih Kartu Kredit di Cermati.com
- Memiliki Penghasilan
- Memisahkan Pengeluaran Bulanan dengan Pengeluaran Mingguan
- Pergi ke ATM seminggu sekali
- Mengerti cara kerja kartu kredit
- Utang kartu kredit lunas setiap bulan
- Saat dalam keadaan darurat, misalnya saat harus membayar rumah sakit sementara kita sedang tidak punya uang
- Jika bepergian ke daerah rawan kriminalitas dan tidak memungkinkan membawa banyak uang tunai
- Berbelanja online
- Untuk mendapatkan potongan harga di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank penerbit kartu kredit.
Visi Cermati adalah untuk menjadikan informasi finansial lebih mudah diakses dan lebih berguna bagi setiap orang dengan menggunakan platform teknologi.
Misi Cermati adalah memungkinkan setiap orang untuk mendapatkan kendali atas situasi finansial mereka dan menghemat uang mereka, dengan membuat keputusan finansial yang cermat.Produk-produk Cermati memungkinkan masyarakat Indonesia untuk membuat keputusan finansial yang paling tepat dan cermat untuk situasi finansial mereka. Dan kami yakin kesuksesan finansial bermula dari keputusan yang cermat.
Ayo jadikan masyarakat Indonesia cermat ber-finansial!
Pilah pilih kartu kredit di Cermati.com
|
Selasa, 21 April 2015
#BeraniLebih Semangat Setiap Hari
- Setiap pagi sebelum beraktifitas, tutup mata dan bayangkanlah kegiatan kita pada hari itu akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
- Pasang musik yang ceria. Musik yang bertempo cepat akan menambah semangat. Jangan setel lagu mellow, nanti malah galau!
- Sering-sering senyum lebar :D
- Berdiri tegak, mata fokus ke depan, dan berjalanlah lebih cepat. Tanpa sadar otak akan menyesuaikan dan memberi energi lebih pada tubuh.
![]() |
| Background Image: Pixabay.com |
Semangat menjalani hari, semangat menghadapi apapun yang merintangi.
Sabtu, 14 Februari 2015
Tips Memaafkan Pasangan
Kasus 1 : Istri Berbohong Fatal
Ratu Rukayah sebagai istri pertama Raja Jalal, merasa cemburu dengan kedekatan suaminya itu dengan istri ketiganya Ratu Jodha. Demi mendapatkan perhatian Raja Jalal, Ratu Rukayah mengabarkan bahwa ia hamil. Bukan main senangnya Raja Jalal. Ratu Rukayah pun mendapatkan perhatian yang diinginkan. Namun apa yang terjadi saat akhirnya kebohongan itu diketahui Raja Jalal?
![]() |
| Bu Jodha dan pak (Jalaluddin) Akbar |
Menurut saya sih itu keterlaluan banget ya bohongnya. PHP parah. Membuat perasaan kita senang bukan kepalang bagai terbang *halah* untuk kemudian jatuh terhempas ke tanah. Sakiiiiit! Kalau dibohongin pasangan seperti itu mungkin rasanya pengen ngejambak-jambak rambutnya ya gak sih? Raja Jalal begitu murka dan siap memberi Ratu Rukayah hukuman. Namun untunglah sebelum Raja menemui Ratu Rukayah, ia dinasehati oleh Ratu Jodha yang melarang Raja menghukum istri pertamanya itu.
Kenapa?
Ratu Jodha mengajak Raja Jalal INSTROSPEKSI DIRI. Mungkin selama ini Raja bersikap tidak adil pada istri-istrinya? Mungkin karena akhir-akhir ini memang Raja kurang perhatian dengan Ratu Rukayah? Lagipula Ratu Rukayah tidak bermaksud buruk, Justru karena ia begitu cinta dan ingin menghabiskan waktu bersama Raja lebih lama, ia terpaksa berbohong.
Raja Jalal paham. Ia lalu memaafkan Ratu Rukayah dan memberi tahu semua orang (yang mengira bahwa Ratu Rukayah sungguh-sungguh hamil) bahwa istrinya mengalami keguguran. Ini harus ditiru juga: Menutupi aib dan melindungi kehormatan pasangan di depan orang lain. Sebesar apapun kesalahan pasangan, kita harus selalu ingat bahwa istri adalah pakaian bagai suami. Begitu pula sebaliknya. Cukuplah hanya kita yang tahu kekurangan pasangan.
Kasus 2 : Suami tertarik dengan perempuan lain
Seorang suami terpergok sedang bersama perempuan lain. Sang istri (seorang wanita karir) sangat marah. Ia bilang, "Aku sudah melahirkan anak kamu. Aku sudah bantu perekonomian keluarga kita. Tapi ini balasan yang aku dapat? Ini gak adil buat aku!"
Sang suami menjawab, "Gak adil buat kamu? apa kamu udah adil sama aku? Aku gak perlu kamu bantu cari uang. Aku butuh kenyamanan!" Bla..bla..bla.. intinya bahwa suami kehilangan sosok istri di rumah, dan anak pun kehilangan sosok ibu sehingga mereka mendapatkannya dari yang lain.
Sang istri pun lalu menyadari kesalahannya dan meminta maaf.
Emang sih, seharusnya itu gak jadi alasan sang suami untuk main hati. Tapi hikmahnya adalah, jika pasangan melirik perempuan lain, sebelum marah-marah, tanyakan pada diri sendiri, mengapa hal itu terjadi? Adakah kekurangan atau kesalahanku yang membuat pasangan berpaling?
Ujung-ujungnya sih instrospeksi diri juga, dan mencoba memahami dari sudut pandang pasangan kita itu.
Semoga dengan saling memperbaiki diri, saling memaafkan, rumah tangga kita akan selalu rukun dan damai. Aaamiiin.. :D
Sumber gambar dari sini
Kamis, 28 Agustus 2014
26 Alasan Mengapa Orang Membeli Suatu Barang
2. Untuk menghemat uang
3. Untuk menghemat waktu
4. Untuk menghindari kerepotan
5. Supaya lebih nyaman
6. Supaya lebih bersih
7. Supaya lebih sehat
8. Agar terhindar dari penderitaan fisik
9. Agar memperoleh pujian
10. Agar memperoleh popularitas
11. Agar menarik perhatian lawan jenis
12. Untuk menjaga harga benda
13. Untuk meningkatkan kenikmatan
14. Untuk memuaskan rasa ingin tahu
15. Untuk melindungi keluarga
16. Untuk mengikuti mode
17. Untuk memuaskan nafsu makan
18. Untuk meniru orang lain
19. Untuk menghindari masalah
20. Untuk menghindari celaan
21. Untuk menjadi diri sendiri
22. Untuk menjaga reputasi
23. Untuk mengambil kesempatan
24. Agar mendapat keamanan
25. Agar menjadikan pekerjaan lebih ringan
26. Agar memperoleh atau menjaga benda seni
Sumber : Hypnoselling - Joe Vitale
Kamis, 26 Juni 2014
Download Ebook Gratis Jaya Setiabudi
1. Silakan ke www.Store.Yukbisnis.com kategori pendidikan, pilih Ebook Gratis 5 Jurus Dongkrak Profit atau ebook 7 Hari Jadi Juragan.
2. Klik "Beli" lalu klik "Bayar"
3. Yang sudah jadi member Yukbisnis, silakan login. Yang belum jadi member boleh tekan "Klik Di Sini" di kotak bagian kanan untuk mengisi data diri.
4. Isi data diri. Dari semua kolom yang wajib diisi, pastikan ALAMAT EMAIL VALID karena link download ebook akan dikirim melalui email.
5. Klik "Lanjutkan"
Selesai! Di layar akan tampil invoice dengan tagihan Rp. 0,-
Silakan cek inbox atau spam untuk melihat link download ebook.
Kalau ada yang mendapat tagihan kode unik, contoh Rp. 234,- atau Rp. 301,- dan tidak menemukan link download ebook di inbox atau spam dalam waktu 1 jam, silakan SMS CS Yubistore di 082126912121. Insya Allah akan dibantu ^^
Dua ebook ini isinya "daging" semua! Wajib baca buat yang mau jadi pebisnis sukses.
Selamat mengunduh dan... Happy reading ^^
Kamis, 27 Februari 2014
Menikahlah Sebelum Mapan
Seorang teman di Facebook membagi sebuah postingan status dari Ust. Adriano Rusfi yang menurut saya cukup anti-mainstream. Kenapa? Lihat saja, di saat banyak orang berpikir untuk memapankan diri sebelum menikah, beliau justru menyarankan untuk menikah sebelum mapan! Sebuah pemikiran yang seringkali tidak populer di antara para orangtua yang ingin menikahkan anaknya (terutama bila anaknya perempuan).
Alasan Ust. Adriano pun lumayan serius, "Agar anak-anak Anda dibesarkan bersama kesulitan-kesulitan Anda."
Saya jadi ingat ketika saya memperkenalkan teman dekat yang belum mapan pada orangtua. Ibu saya awalnya agak keberatan karena tidak ingin saya hidup dengan kesulitan materi, seperti dulu saat Ibu saya menikah dengan Ayah.
Mengapa akhirnya orangtua saya merestui kami menikah? Jawabannya bisa jadi seperti kalimat ketiga Ust. Adriano, bahwa orangtua saya (dan anak-anaknya) telah merasakan ajaibnya kekuasaan Allah.
Sebenarnya ayah saya memiliki gaji yang lebih dari cukup untuk menghidupi anak istri. Namun masalahnya, ayah saya adalah seorang yatim, anak laki-laki pertama yang juga harus membantu menghidupi ibunya dan 5 orang adiknya. Itulah yang membuat kehidupan keluarga kami agak sulit pada awalnya.
Namun ayah saya ikhlas, dan terbukti seiring berjalannya waktu, kehidupan semakin membaik, bahkan ayah saya pernah mendapatkan hadiah perjalanan Haji gratis dari kantornya. Sebuah kesempatan yang secara logika sebenarnya sulit jika mengandalkan diri sendiri karena keluarga kami bisa dibilang tidak memiliki tabungan.
Kami anak-anaknya tumbuh dengan gizi baik, sehat, ceria, terpenuhi berbagai kebutuhan meskipun tidak memiliki harta berlebihan. Sama sekali tidak pernah merasa benar-benar kekurangan. Saya yakin itu karena orangtua kami berusaha untuk selalu bersyukur atas rezeki yang kami terima, dengan harapan Allah akan selalu menambah rezeki seperti yang Ia janjikan.
Kembali ke soal restu. Sejak awal, ayahlah yang lebih memahami perasaan calon suami saya saat itu, karena memang Ayah pernah berada di posisi yang sama 28 tahun yang lalu. Ayah saya yakin, meskipun saat ini belum mapan, selama sang laki-laki selalu berikhtiar dengan sungguh-sungguh, berdoa, solat tepat waktu, banyak bersyukur, bersedekah, dan tawakal, insya Allah kami tidak akan hidup berkekurangan, karena Allah sudah menjamin rezeki kami bahkan sebelum kami lahir. Ayah saya sudah membuktikan bahwa Allah Maha Pemberi Rezeki, Maha Mencukupi.
Jadi demikianlah. Akhirnya kami menikah, meski belum mapan (dalam artian belum memiliki rumah sendiri dan segala perabotannya).
Namun saat ini kami merasa cukup dengan tempat tinggal kami sekarang (ngekos), bisa makan dengan menu baik, bisa jajan dan jalan-jalan dalam kota. Semoga kami dapat selalu bersyukur dan merasa cukup, dengan terus berikhtiar.
Tidak ada manusia yang ingin mengalami kesulitan dalam hidupnya. Namun kesulitan selalu datang bersama kemudahan, dan dengan "paket" kesulitan+kemudahan yang Allah berikan itulah ia menunjukkan kekuasaan-Nya.
Terimakasih pada Ayah dan Ibu saya (juga Bapak dan Ibu mertua) yang menikah sebelum mapan, insya Allah kami telah paham hidup adalah perjuangan.
Terimakasih pada suami yang berani melamar saya meskipun belum mapan, semoga dapat mengajarkan pada anak-anak kami nantinya, agar mereka pun paham bahwa..
Hidup adalah Perjuangan.
Rabu, 21 September 2011
Live Your Life!
Take a step back. Fucking look at yourself. You are human. You are beautiful. You are so beautiful. And you can be anything. You can be everything.Do not hate because someone broke your heart, or your parents split up, your bestfriend betrayed you, your father hit you, the kid down the street called you fat, ugly, stupid, worthless.Do not concern yourself with things you cannot control. Cry when you need to, then let go when it's time. Don't hang onto painful memories just because you're afraid to forget. Let go of things that are in the past. Forget things that aren't worth remembering.Stop taking things for granted. Live for something. Live for yourself. Fall in love. Fall out of love. Fall in love. Fall out of love. Do this over and over until you know what it really is to love someone.Question things. Tell people how you really feel.Sleep under the stars.Create.Imagine.Inspire.Share something wonderful.Make something beautiful.Meet new peopleMake someone's day.Follow your dreams. Live your life to its full potential. Just live, dammit. Let go of all the horrible things in your life and just fucking live.And one day, when you're old, look back with no regrets.Source: leilockhart.tumblr.com
Rabu, 20 Juli 2011
#IngatanPenulis
Seleksi dilakukan saat penulis buka seluruh indranya sbg kegiatan pra-kepenulisan. Detil2 apa yg prlu diingat dlm #ingatanpenulis?
Pilihan itu ada di tangan tiap penulis, tp ini bbrp contoh yg bisa digunakan sbg bahan untuk menjadi peka. #ingatanpenulis
1. Yg mencetuskan pertanyaan. Kejadian/peristiwa/pemikiran yg buat bbrp pertanyaan hadir di benak. Prtanyaan2 ini bs diolah. #ingatanpenulis
2. Yg berhubungan dgn moral/kode etik/pelajaran khdpan. Stp cerita psti pny tujuan, jd apapun yg diingat, ingat porsi ini. #ingatanpenulis
3. Yg bisa memancing debat. Jk ada pro-kontra, perhatikan dan serap momen itu. Ini bs dijadikan sumber inspirasi cerita. #ingatanpenulis
4. Yg bisa menguak kemanusiaan. Seni adalah lukisan ttng kehidupan & ketidakadilan/keadilan. Serap yg berhub dgn humanisme. #ingatanpenulis
Kalau sdh terbiasa peka dan menyerap hal-hal yg td aku twit, maka kepingan-kepingan yg tidak "klop", bisa dgn mudah dibuang. #ingatanpenulis
Ingatan yg baik bukan ingatan random yg jumpalitan dan berantakan. Sortir, dan aktifkan indra kepekaan pd hal2 yg penting #ingatanpenulis
Tujuan #ingatanpenulis adlh menyadari "cerita" ada di depan mata pada setiap saat. Inilah apa yg ada di balik kepala profesi seorng penulis.
Ini yg diistilahkan dgn "kjatuhan inspirasi". Kl orng nunggu inspirasi jatuh u/ nulis, maka penulis manggil inspirasinya dr #ingatanpenulis.
Penulis mmbawa "inspirasinya" setiap saat di balik kepalanya. Kepalanya adalah gudang detil cerita. Isinya diambl dr mna? Dr #ingatanpenulis
Sumber: Tweets @clara_ng yang diretweet oleh @_PlotPoint beberapa jam lalu. Thank you for sharing!
Eniwei, aku baru selesai baca dua novel Clara Ng: Jampi-Jampi Varaiya & Ramuan Drama Cinta. Sukaaaaaaaa :)
#Cerpen
Menulis #cerpen itu kayaknya gampang. Padahal butuh skill yg canggih untuk menghasilkan cerpen yg keren. Pendek bukan berarti gampang ;)
Batasan #cerpen itu adalah jumlah kata. Biasanya panjangnya tidak lebih dari 20.000 kata dan tidak kurang dari 1.000 kata.
Karena batasan jumlah kata ini, maka #cerpen ceritanya tidak bisa sekompleks novel. Biasanya cuma sebuah event atau plot tunggal.
Walau simpel, #cerpen yg baik tetap bisa punya kesan yg mendalam. Coba deh baca cerpen Putu Wijaya utk @gm_gm di Kompas hari Minggu lalu.
Judul #cerpen itu: “Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata2”. Ttg seorang bapak yg kebingungan memilih di toko bunga.Ringan tp manis & ‘dalam’:)
#cerpen, seperti karya fiksi lainnya, harus punya: karakter utama, keinginan/keadaan ideal dan konflik!
Penulis bebas bikin karakter/plot yg super kompleks. Tp u/ menulis #cerpen kita harus pilih kejadian yg berkesan di antara kekompleksan itu.
Mau latihan menulis #cerpen? Coba tulis cerpen dari kejadian yang paling berkesan dalam hidupmu
Cara ini lumayan gampang, karena kamu sudah tahu endingnya. Coba beri “bumbu” pada kisah hidupmu agar jd #cerpen yg menarik :)
Kalimat pembuka yg menarik dengan kejadian yg menarik wajib ada di #cerpen. Kenapa?
Karena #cerpen biasanya diterbitkan di media yg kontennya banyak. Misal: majalah, koran, buku kumpulan cerpen. “Saingannya” banyak.
Makanya penulis #cerpen terkenal, Edgar Allan Poe bilang: cerpen harus harus dapat dibaca dalam waktu sekali duduk.
Yuk, mari mencoba menulis #cerpen. Kalau masih bingung coba baca #cerpen dari penulis favoritmu. Curi ilmu dari cerpen mereka :)
Setiap penulis #cerpen punya ciri khas masing-masing. Entah temanya, sudutpandangnya, deskripsinya dan dialognya. Pelajari karya mereka :)Mau jadi penulis #cerpen? Harus rajin baca #cerpen dong :) Biar kamu kenal gaya menulismu!
Sumber: Tweets @_PlotPoint, 19 Juli 2011, Menjelang pukul 5 sore.
Jumat, 03 Juni 2011
Do Not Regret Anything
Do not regret anything coz at one time it was what you all wanted.
Jumat, 15 Oktober 2010
Beratnya Punya Anak Perempuan...
maafkan aku sodara-sodara, kemarin-kemarin aku konsentrasi penuh revisi skripsi, yang telah tertunda selama 7 bulan (2 bulan lagi melahirkan tuh T_T)
Alhamdulillah, sudah selesai & mendapat ijazah. Yippiieee...!
Jadi, sekarang bisa nge-blog lagi. Asik asik asik.
Udah pada nonton film Satu Jam Saja belum? Meskipun menurutku ceritanya simpel dan alurnya lambat, tapi aku tetap menyarankan kalian nonton demi mendukung perfilman Indonesia yang berkualitas *tsaaah*. Lagipula, soundtracknya bagus (alasanku nonton ini cuma karena soundtracknya aja sih. Hehe)
Aku nonton Satu Jam Saja bareng anak-anak kosan hari senin malam (11/10) di BIP, and surpraisingly, tiga pemain utamanya dateng dong.. Vino, Revalina, dan Andhika Pratama. Reva bahkan ditemani Agus Ringgo. Hohoho.. (Hmm.. paragraf ini ga penting sebenarnya. Mau pamer aja *halah!*)

Film ini bercerita tentang seorang Gadis yang hamil di luar nikah. Sang pelaku yang notabene sahabatnya sendiri , lari dari tanggungjawab. Pesan moral film ini adalah.. Hati-hati dalam bergaul. Bahkan meski ga pacaran, meski statusnya sahabat, tapi kalau syaitan lewat dan kita ga punya tameng cukup kuat untuk melawan tuh syaitan sialan, celakalah jadinya.
Mari kita berbelok sedikit.
Aku tidak terlalu suka acara hipnotis Uya Emang Kuya, karena banyak mengumbar aib.
Kita diperintahkan untuk tidak mengumbar aib orang lain.
Allah saja menutupi aib kita. Masa’ kita membongkar aib sendiri? Ga banget lah pokoknya.
Tapi aku pernah melihat satu episode yang agak bagus. Uya menghipnotis ibu dan anak perempuannya. Dalam keadaan tidak sadar, sang anak bercerita kalau dia merasa dikekang oleh sang ibu, sehingga ia pacaran backstreet. Sementara ketika sang ibu dihipnotis, beliau bercerita kalau ia sangat mengkhawatirkan pergaulan anak jaman sekarang. Sikapnya yang protektif pada anaknya itu adalah karena dia sayang dan tidak ingin anaknya terjerumus. Di akhir acara, sang anak meminta maaf pada ibunya sambil menangis. Mereka berpelukan.
Ah, mengharukan sekali. Melihat itu, aku jadi teringat Papa.
Beberapa bulan yang lalu, aku pernah mendapat sms dari Papa. Isinya kira-kira begini, “Sinta & Nurul, hati-hati ya di sana. Jangan sampai melakukan hal yang dilarang agama”.
Hah? Apaan nih? Ga ada angin, ga ada hujan, tiba-tiba Papa ngirim ini? Emangnya aku ngapain?
Aku bingung dan ga tau mesti merespon bagaimana. Ada beberapa hal yang dilarang agama. Tapi tentu saja yang dimaksud Papa bukan membunuh, merampok, atau korupsi. Kita semua tahu lah ya, apa konotasi "hal yang dilarang agama". Sms itu ga aku balas.
Papa lalu mengirim sms lagi yang menceritakan bahwa tetangga kami, Pak Haji Entahsiapa, yang anak perempuannya hamil di luar nikah. Oalaaah. Jadi itu alasannya Papa ngirim sms ‘aneh’? Akhirnya aku balas sms Papa dan meyakinkan beliau kalau insya Allah kami akan baik-baik saja di sini. Kami saling menjaga dan mengawasi satu sama lain.
Beberapa waktu kemudian, ketika aku pulang ke Batam, aku mendapat cerita versi Mama. Mama bercerita, ketika Papa mendengar tentang anak perempuan Pak Haji Entahsiapa itu, raut muka Papa tiba-tiba berubah. Papa terlihat sediiiiiiiiiiiih.. sekali. Belum pernah Mama melihat Papa sesedih itu (FYI, Papa emang hampir ga pernah terlihat sedih. Dapet cobaan hidup seberat apapun, ia selalu tampak cool, calm, & confident. Heuheu). Mama yang heran lalu bertanya, “Kenapa pa? Kok sedih?”. Papa menjawab,
“Dia yang tinggal sama orangtuanya aja bisa seperti itu. Gimana anak-anak kita, yang jauh dari pengawasan?”
Ya Allah.. Betapa khawatirnya Papa pada kami! Jadi terharu.. Hiks hiks..
Mama sendiri merasa ga sedih, biasa aja tuh (emang, dasar :p). Mungkin karena Mama punya feeling & naluri keibuan yang kuat, jadi kalau anak-anaknya macem-macem pasti langsung ketahuan. Tapi bukan berarti Mama ga peduli. Dulu Mama pernah ngasih aku pilihan, mau diberi kebebasan yang bertanggungjawab, atau, kalau aku belum bisa bertanggungjawab, Mama akan kekang sekalian, biar aman. Aku tentu milih yang pertama dong.
Mama juga pernah menganalogikan, anak perempuan itu seperti gelas kristal. Gelas kristal itu rapuh dan mudah pecah. Kalau sampai retak, nilainya ga akan berharga lagi. Makanya harus dijaga dengan baik.
Mungkin punya anak perempuan memang berat ya. Buktinya, Allah ngasih pahala yang besar bagi para ortu yang berhasil membesarkan, merawat, dan menjaga anak-anak perempuannya. Ada hadist yang bilang, bahwa:
“Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.”
(Sumber hadist: http://www.scribd.com/doc/27449087/40-keistimewaan-wanita)
...
Udah banyak bukti di sekitar kita.
Seharusnya kita belajar.
Belajar dari Gadis, yang menderita karena akhirnya menikah dengan orang yang tidak ia cintai demi menutupi aib..
Belajar dari Uya Emang Kuya, yang menunjukkan betapa parahnya pergaulan remaja sekarang sehingga sang ibu begitu protektif.
Belajar dari Pak Haji Entahsiapa, yang bahkan dengan embel-embel Pak Haji pun tidak menjamin anaknya "selamat".
So girls,
mari kita sama-sama jaga diri,
saling mengingatkan sesama cewek,
supaya gak ada lagi Gadis-Gadis lain,
yang tak lagi "gadis" ketika menikah.
Luv u all :)
Sumber gambar: Indonesian Film

NB: Mbak-mbak tukang sobek karcisnya mungkin terpukau juga dengan kedatangan artis-artis itu sampai lupa menyobek karcisku. Hihihi..
Sabtu, 25 September 2010
Melamar-Melamar Kerja
The only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the hearts, you’ll know when you find it.”




