Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2020

Riview Singkat Smartphone Terbaru, Realme C11

 



Sumber : solopos.com

Punya budget sedikit bukan berarti Anda tidak bisa memiliki smartphone dengan spesifikasi yang bagus. Karena sekarang anda punya banyak pilihan smartphone dengan harga yang terjangkau dan performa bagus. Salah satunya adalah smartphone keluaran Realme yaitu Realme C11.

Realme seri ini dirilis pada Juni 2020 lalu dengan harga yang cukup terjangkau di angka 1 jutaan saja. Agar tidak penasaran simak  Realme C11 spesifikasi di sini.

 

Senin, 15 April 2019

ReCharge Station Hadir di Bandung, Bye Bye LowBatt ^^


Sebagai Stay At Home Mom yang sehari-hari selalu di rumah ngurus anak, rumah, dan OLShop, saya merasa tidak perlu punya power bank.

Untuk apa? Toh kalau di rumah saya bisa mencolok smartphone saya ke colokan listrik kapan saja. Nge-charge berjam-jam pun bisa.

Saya sering membalas chatting-an customer sambil nge-charge. Terutama karena ngisinya super slow banget dah. Masak di-charge seharian tapi ga pernah nyampe 100%. Kalo ditinggal tidur malam baru deh besokannya penuh. Haha parah banget yak

Praktis smartphone saya hampir selalu dalam mode charging, kecuali saat Kakang (4 tahun) meminjamnya dan membawanya kesana kemari.

Tapi bukan berarti saya sama sekali ga punya kehidupan di luar rumah sih. Saya sesekali ngeblog dan juga hadir di event-event sebagai blogger.

Pernah suatu ketika saat saya diundang ke sebuah event outdoor dan harus nge-tweet sepanjang acara, baterai saya habis. Bisa sih nge-charge sebentar sambil makan di salah satu gerai yang ada di dekat situ. Tapi begitu kelar makan ya kudu segera ke TKP lagi toh.

Waktu itu untung ditemani pak suami. Jadinya minjem hape dia untuk login ke twitter dan melanjutkan tweeting.

Di kesempatan lain juga saya pernah pernah pinjem hape pak suami supaya bisa posting di feed IG saya. Haduuuh sungguh kacau sekali saya sebagai blogger yak hahaha

Kalo lagi ngalamin yang kayak gitu baru kepikiran deh kalau saya butuh yang namanya power bank. Tapi kalau beli, rasanya malas. Selain kudu nabung dulu, penggunaannya juga kan ga tiap hari. Sayang aja gitu kan kalau lebih banyak nganggur daripada dipakai?

Untungnya, sekarang ada solusi buat kita yang butuh power bank tanpa harus membeli atau memiliki, yaitu ReCharge. 




ReCharge ini adalah aplikasi sewa power bank pertama di Indonesia.

ReCharge melaksanakan Grand Launching pada 23 Oktober 2018 di Jakarta dan sampai saat ini sudah lebih dari 350 ReCharge station tersebar di 200 lokasi seputar Jabodetabek dan Bandung.

Sekarang ada ReCharge di Bandung ^^

Cara sewanya gampang banget.

Pertama, unduh aplikasi ReCharge di Play Store.

Lalu di ReCharge Station (saya coba yang di Bandung Indah Plaza/BIP) klik 'Rent'. Nanti akan muncul QR Code.

Di smartphone, klik "Rent ReCharge" terus "Scan". Arahin deh kamera smartphone ke QR code. Nanti di layar ReCharge Station ada pilihan mau power bank Android, iOS, atau tipe C. Begitu saya pilih "Android", sedetik kemudian keluar deh power bank dari ReCharge Station tsb. 

Penampakan Si Chargie. Lucuuu

Saya ambil Si Chargie di Lantai 1 BIP. Lalu saya naik dua lantai, dimana ada playground buat Kakang main. Eh ternyata ada 2 ReCharge Station lagi loh di lantai 3 BIP. 

Sambil mengawasi Kakang main di playground sebelah foodcourt, saya charge deh. Dua jam kemudian begitu baterai smartphone full, saya kembalikan di ReCharge Station yang terdekat. 

Bagus ya konsepnya. Kita bisa ambil di mana saja, dan mengembalikannya juga bebas di mana saja, gak harus di station tempat kita mengambilnya. Bahkan nih, kalau kita ambil di Bandung, boleh juga ngembaliinnya di Jakarta :D. Tapi kalau saran saya sih, mending langsung balikin aja dari pada nanti lupa ya kaaaaaannn…...


Cara mengembalikannya lebih gampang.


Cukup dengan menekan tombol "Kembalikan Power Bank" di layar ReCharge Station, lalu di bagian bawah nanti akan ada sebuah lubang yang berkerlap-kerlip hijau sebagai tanda kita bisa memasukkan power bank di situ. 

Masukkan power bank ke dalamnya sesuai dengan arah tanda panah yang ada di Si Chargie ya. Jangan sampai terbalik. Hihi

Udah deh, ReCharge Station akan mengecek sebentar kemudian memberikan konfirmasi bahwa kita sudah berhasil melakukan pengembalian. YEAY

Penasaran pengen cobain?

ReCharge Powerbank Rental di Bandung bisa ditemukan di BIP, Istana Plaza (IP), Yellow Truck Coffee (Surya Sumantri, Patuha & Martadinata), Masagi Coffee, Bebek Ali Borme, Senses Coffee, Satu Pintu Coffee, Ayam Sawce, Musat Bandung, Nangkring Food Syndicate dan Rumah Sakit Telkomedika.

Harga sewa ReCharge Bandung terjangkau bangeeet. Cuma Rp. 5.000 per 6 jam atau maksimal Rp. 10.000 rupiah per 24 jam. Jangan niat minjem berhari-hari yaaa. Soalnya ya ngapain juga? Power bank ini tidak bisa diisi ulang di rumah kita. Si Chargie cuma bisa di-charge di ReCharge Station aja. Hehe

Sok atuh cobain yaa ReCharge di Bandung. Unduh dulu ReCharge di playstore atau di app store.

Oh ya, kalau mau dapat 3 kuota sewa gratis, pakai kode referal ini ya pas register.

SIN53080

Setelah memasukkan kode referal, top up minimal 20 ribu, dan mencoba menyewa Power Bank ReCharge serta mengembalikannya, otomatis deh tar dapat 3 kuota sewa gratisnya.

Kamu juga bisa mendapatkan lebih banyak lagi kuota sewa gratis dengan menyebarkan kode referalmu sendiri. Seru kaaaan?

Download ReCharge dulu, #CegahLowbatt kemudian ;)








Senin, 24 Desember 2018

Review Buku 9 Rahasia Emak Onlineshop Beromset 300 juta per bulan karya Endah Rini


Seneng banget deh dapat hadiah buku ini dari salah satu supplier baju koko anak yang saya jual. Katanya ini adalah reward karena saya adalah reseller dengan penjualan tertinggi pada bulan lalu. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah ^^


Endah Rini memulai isi bukunya dengan materi tentang mindset yang sedikit banyak membahas tentang magnet rezeki Ust Nasrullah. Saya cukup nyambung karena saya sebelumnya sudah membaca buku Rahasia Magnet Rezeki dan membaca kembali sekilas materinya di buku ini memotivasi saya bahwa tidak mustahil bagi seorang perempuan untuk meraup rezeki yang banyak, terutama melalui cara berdagang.

Sesuai judulnya, ada 9 poin yang dijabarkan dalam buku ini. Kesembilan poin itu adalah sebagai berikut

Rabu, 09 Mei 2018

Busy Bag Ramadhan El-Hana Learning Kit untuk Aktivitas Anak



Gak kerasa bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Apa aja nih yang sudah dipersiapkan? Selain menyiapkan fisik untuk berpuasa dan menambah amalan harian, para ibu mungkin sudah mulai memikirkan menu-menu sahur dan berbuka, kebutuhan selama Ramadhan dan lebaran, hingga mengkondisikan anak-anak agar bisa menjalani Ramadhan dengan baik.

Buat yang lagi nyari ide aktivitas apa yang bisa dilakukan anak untuk mengisi Ramadhan kali ini, saya rekomendasikan Busy Bag Ramadhan dari El-Hana Learning Kit.

El-Hana memiliki beraneka macam produk tapi yang ingin saya urai di postingan kali ini adalah Busy Bag Ramadhan.




Kemasannya berbentuk kotak kardus  dengan doodle khas anak-anak yang unyu.

Apa saja isi dan materi yang ada dalam busy bag ini?

1.       Hilal Ramadan

Dengan benda yang satu ini kita bisa mengenalkan anak tentang fase-fase bulan dan juga tentang hilal yang selalu menjadi rujukan untuk menentukan awal Ramadhan dan awal Syawal.



2.       Ramadhan Chart

Ramadhan Chart ini berbentuk tabel dimana kita bisa menempelkan stiker. Satu stiker ditempel setiap hari sebagai penanda bahwa anak berpuasa pada hari itu. Di akhir Ramadhan saat semua stiker tertempel, maka akan terlihat satu gambar utuh. Seperti puzzle gitu J



Di setiap stiker juga ada angka untuk membantu anak memasang stiker dengan benar. Kakang (3 tahun 6 bulan) yang sudah mengenal angka pun senang mencocokkan stiker dengan kolom yang tepat dengan bantuan angka yang tertera.

3.       Batal atau Tidak

Ada beberapa kartu berukuran yang berisi ilustrasi dan pengetahuan tentang hal-hal yang membatalkan puasa dan yang tidak. Dengan kartu ini kita bisa mengajarkan anak dengan cara meminta anak mengklasifikasikannya.




4.       Amalan-Amalan Ramadan

Terdapat sebuah poster dan kartu-kartu kecil berisi ilustrasi dan keterangan tentang amalan-amalan yang bisa kita bisa lakukan selama bulan puasa.





Kartu-kartu ini bisa digunakan untuk bermain mencari 2 gambar yang sama. Saya pernah melihat Kakang bermain game seperti ini di komputer jadi saya yakin Kakang mengerti dan bisa. Ternyata memang benar, Kakang bisa memainkannya walaupun belum sempurna J


5.       Idul Fitri Craft

Ada aktivitas membuat kartu Idul Fitri juga. Lucu banget karena jadinya pop up card gitu.


Belum dibuat karena ya nanti aja lah menjelang lebaran #alesan


6.       Hiasan Welcome Ramadan

Untuk membuat hiasan ini, pastinya Kakang belum bisa. Saya lalu menawarkan dua anak tetangga yang lagi mati gaya untuk menyusun hiasan ini dan mereka sangat antusias. Memang pasnya untuk mereka sih karena mereka sudah duduk di kelas 3 SD. Saya hanya menunjukkan contoh satu kali, selanjutnya mereka yang menyelesaikan. Yeaaaay ^^



Saya memasang hiasan itu di kamar. Saat Kakang melihatnya, spontan ia bilang, “Bagus sekali Mi. Terimakasih..” Aw aw.. emaknya melting. Padahal kan yang bikin bukan emaknya yak. Xixixi





Dia lalu mulai menghitung jumlah benderanya dan menyebutkan huruf-hurufnya. Wow, saya ga nyangka ternyata itu bisa untuk Kakang belajar menghitung dan mengenal abjad :D Oh iya, bisa untuk mengenal warna juga dooong. Ga heran memang ini dibuat untuk anak mulai usia 3 tahun.

Buat yang mau memesan ini untuk sang buah hati, bisa order melalui web elhanalearningkit.com. Boleh juga kalau mau kepoin sosmednya melalu Fanpage El-Hana Learning Kit dan Instagram @Learning_Kit

Oh iya, sekarang sedang ada program Buy 1 Donate 1 loh. Jadi untuk setiap pembelian 1 Busy Bag Ramadhan melalui website, El Hana akan menyalurkan produk yang sama pada anak-anak muslim lainnya di beberapa wilayah. Setiap pekan El Hana akan mendistribusikan donasi ke tempat-tempat berbeda. 

Misalnya minggu ini ke murid PAUD khusus anak pemulung, minggu depan ke anak-anak pelosok Kp. Cilebu. Manfaatnya jadi dobel deh. Selain memberikan kegiatan edukatif untuk anak, dapat pahala juga untuk beramal J

Selamat menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga keluarga kita selalu bersemangat dan optimal menjalani ibadah ya. Aamiin..


Jumat, 24 November 2017

Menghabiskan Waktu di Nyusu Doeloe, Sumedang

Saya pernah merasa bosan di Sumedang. Kalau saya bilang ke suami pengen jalan-jalan, jawabannya hampir selalu, "Mau kemana? Di sini ga ada apa-apa.."

Mentok paling ke Griya atau ke Alun-Alun. Pernah juga ke Asia Plaza tapi belum banyak yang bisa dilihat.

Padahal saya ga minta ke tempat yang ngehits atau kekinian gimana gitu. Yang penting tempat dimana bisa merasakan suasana baru, syukur-syukur ada makanan enak. 

Sampai akhirnya keinginan saya terwujud juga. Meskipun berawal dari hal yang tidak mengenakkan : kami harus ke rumah sakit.

Suami mau memeriksa bagian dada kirinya yang terkadang nyeri tanpa sebab, kepala keliyengan, dan badan sering terasa lemas. Sementara saya perlu cabut gigi (AW!). 

Baru kali ini saya ke RSUD Sumedang untuk periksa, daaan ternyata selalu ramai. Wajar sih, ini kan rumah sakit tingkat Kabupaten yang menerima pasien dari seluruh penjuru Sumedang.

Nah, karena mesti ngantri lama (dan juga kepotong istirahat makan siang), kami pun melipir ke sebuah tempat makan unyu yang berjarak sekitar 50 m dari RSUD. Namanya NYUSU DOELOE.

Anggap aja nge-date :*

Ada ibu-ibu karyawan juga yang maksi di sini

Menu Minuman
 
Menu Makanan







Melihat interiornya, kelihatan sekali targetnya anak muda. Faktanya memang kebanyakan yang datang kemari pelajar dan mahasiswa sih. Kayaknya suami istri yang dateng (saat itu) cuma kami doang. Hahahaha

Saya memesan susu rasa melon (8K) dan Indomie Tomyam Spesial (14K). Mie Tomyam ini mie instan dengan kuah tomyam dilengkapi telur ceplok, sawi hijau, baso, dan siomay kering. Di menu malah ada tulisan sosis tapi realnya ga ada. Gpp sih, toh saya juga ga terlalu suka sosis.
Pas mienya saya aduk, terlihat cabenya banyaaaak. Kirain bakal pedas banget. Eh ternyata enggak pedas-pedas amat tuh. Ajaib kata saya mah. Kok bisa ya? :D
 

Suami memesan susu rasa mangga (8K) dan french fries (10K). Jadi total makanan kami 40 ribu rupiah. Murah ga?

Soal rasa sih standar. Tidak istimewa, juga not bad

Soal susu, sebenarnya saya bukan pecinta susu. Tapi susu di sini seger, enaaaak. Gak nolak deh kalau nyusu di sini lagi. Xixixixi.. Mungkin itu juga yang membuat tempat makan ini dinamai Nyusu Doeloe karena memang produk keunggulannya ya susu.

Susunya banyak varian. Mulai dari yang murni (manis/tawar), varian buah (seperti yang kami pesan), varian coklat, varian kopi, hingga varian soda dan yakult.

Untuk makanan, yang paling menonjol ya Indomie. Ada juga roti bakar, sosis bakar, katsu, risoles, pisang panggang, pitsa mie, dan.. nasi. Hem, baca yang terakhir ini saya jadi agak nyesel. Kok tadi ga keliatan ya menu nasi? Kalau keliatan pasti saya pesan Nasi Ayam Rica-Rica (15K) biar 'sah' gitu makan siangnya. Kalau Indomie kan cemilan ya :p

Ya sudahlah, berarti hari itu rezeki saya ya Indomie Tomyam. Kapan-kapan ke sini lagi ah nyobain menu lain. 

Tempatnya nyaman, minuman segar, cemilan banyak. Eh ada free wifi dan colokan juga loh. Saya sampai berkhayal kalau dapet job remote, 'ngantor'nya di Nyusu Doeloe aja ah. Toh deket juga dari rumah, tinggal jalan kaki.

 
Siapa mau ikut mampir? ^^

Sabtu, 26 Agustus 2017

Inspiratif! Buku 30 Paspor Di Kelas Sang Profesor

Telat banget dah saya baca buku ini. Cetakan ke-4 tahun 2015, saya bacanya Agustus 2017. Mungkin mahasiswa yang ceritanya ada di buku ini udah pada lulus semua. Heuheu

Sumber gambar: Bentang Pustaka

Sungguh beruntung mereka yang diajar oleh Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. Beliau sangat paham bahwa metode belajar terbaik adalah dengan ‘terjun’ ke lapangan. 

Kalian harus nyasar biar belajar. Begitu salah satu nasehatnya. Maka di mata kuliah Pemasaran Internasional yang ia pegang, seluruh mahasiswa diberi tugas untuk pergi ke luar negeri sendirian. Negara yang dikunjungi tidak boleh berbahasa melayu seperti Malaysia, Singapura, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Beneran disuruh nyasar ini mah. Hihihi..

---
“Ma, gimana kalau Abang atau Adek ditugasi dosennya untuk keluar negeri sendirian?” tanya saya pada Mama, meminta ia membayangkan kalau 2 adik termuda saya yang kini berstatus mahasiswa, harus melancong jauh.

“Wuaaaa.. nangis Mama,” jawabnya spontan :D

Xixixi, padahal adik-adik saya itu laki-laki loh. Coba bayangkan kalau anaknya perempuan, satu-satunya pula. Pasti lebih berat lagi.

Izin orangtua bisa jadi kendala bagi mahasiswa. Kendala lain misalnya saat pengurusan visa, mencari tiket dan penginapan, mengumpulkan biaya, dan tentu saja bahasa.

Membaca buku ini seperti membaca buku petualangan. Ditulis dengan sudut pandang orang pertama, saya jadi terbawa deg-degan, takut, penasaran, hingga haru.

Dari 30 pengalaman mahasiswa di buku ini, favorit saya adalah cerita Destiara Putri yang pergi ke Filipina. Gaya penulisannya runtut dan sinematis, sepertinya dia punya jam terbang yang tinggi dalam menulis *sotoy*. Hal spesial lainnya adalah di saat mahasiswa kebanyakan menginap di hotel, dia memilih nginap di rumah penduduk karena gratis. Ya, dia termasuk mahasiswa yang sebenarnya have no budget for travelling. Tapi dengan izin Allah serta dukungan keluarga, toh dia tetap bisa pergi juga bahkan mendapatkan keluarga baru di Filipina. 

Hal menarik lainnya adalah pengalaman Ananda Rafi yang pergi ke Dubai. Di pesawat dia duduk di dekat sepasang suami istri Arab, yang mana suaminya itu keberatan dengan adanya laki-laki asing yang duduk di dekat istrinya. Protektif sekali yak. Belakangan saya tahu bahwa kebanyakan orang Arab seperti itu. Wanita Arab juga tak nyaman duduk sebelahan dengan pria non muhrim di pesawat.

Pengalaman Aland di India juga menarik meskipun banyak gak enaknya. Tapi saya ga mau spoiler lagi deh, biar yang belum baca bisa cari sendiri bukunya yak.

Salut banget deh sama semuanya. Semoga suatu hari nanti bisa ke luar negeri juga. Tapi ogah kalau sendirian. Udah punya suami ya mesti bareng dong ;)





Kamis, 21 April 2016

5 Keunggulan Shopee untuk Penjual yang Harus Kamu Coba!

(Disclosure: Ini BUKAN postingan berbayar)

Tadinya postingan ini mau dikasih judul "Mendapatkan Pembeli Pertama melalui Shopee" biar sama kayak "Mendapatkan Pembeli Pertama di Instagram". Tapi kok ga enak mengulang-ngulang kata "pertama" ini. Nanti lama-lama berlanjut sampai "Mendapatkan 100 juta pertama" atau "Mendapatkan 1 Milyar pertama" dong?
Aamiin.. hehehe

Kenapa saya pakai Shopee? Entahlah. Saat saya menulis daftar marketplace untuk jualan, Shopee ada di urutan terakhir. Paling atas itu adalah Tokopedia, Bukalapak, OLX. Iya, yang pada ngiklan di TV itu loh.

Shopee gak ngiklan di TV. Tapi saya pernah lihat iklannya di Facebook. Pernah juga lihat kakak kelas jualan di Shopee. Saya pikir gak ada salahnya dicoba. Saya meng-upload produk jualan di semua marketplace tersebut dalam waktu yang bersamaan. Surprisingly, sejauh ini transaksi (dan interaksi) yang terjadi HANYA melalui Shopee. 

Btw Shopee ini aplikasi ya, jadi gak ada versi web seperti Toped, BL dan OLX.

Saya yakin sebenarnya Shopee punya lebih dari 5 fitur yang ditawarkan untuk para penjual. Tapi saya bahas 5 aja ya yang bagi saya "Berasa banget" *apa deh.

Ini dia:

Sabtu, 16 April 2016

Memupuk Cinta pada Pasangan dengan Hadiah

Setuju gak sih kalau salah catu cara memupuk cinta pada pasangan itu adalah dengan memberikan hadiah?
Saya setuju, meskipun jarang ngasih hadiah ke pasangan. Hahahaha.. *jangan ditiru*

Kalau diingat-ingat, saya gak pernah ngasih hadiah ke pasangan meski dia sedang ultah sekalipun. Alasannya sih, ga ada dana :p

Senin, 01 Februari 2016

Welcoming My New Andromax Es from Moxy

Sejak bulan November 2015 lalu, saya ngebeeeet banget punya hape atau tablet baru. Hape yang saya gunakan selama ini udah menunjukkan tanda-tanda minta pensiun soalnya. Bayangin aja, masa ga bisa download Instagram dkk? Hare gene ga instagraman itu bagaikan di zaman dinosaurus *lebay*. 

Di hape ini, saya cuma bisa download Facebook & Line. Udah. Mentok.
Pernah sepupu download game, jadi sering muncul notifikasi kalau kapasitas internal habis. Kalau udah gitu, hape jadi lemot. 

Semakin kesini makin parah. Hape sering mati mendadak. Meski cuma ada Facebook dan Line, muncul notifikasi dan saran untuk menghapus aplikasi! Saya langsung galau. Akhirnya dengan berat hati saya hapus Facebook. Alasannya, Facebook masih bisa diakses melalui browser. Malah bisa gratis via www.free.facebook.com. Sementara Line kan enggak. Saya butuh Line untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Saya sudah melihat-lihat toko elektronik dan untuk tablet yang fiturnya lumayan, minimal saya harus menyiapkan uang 800ribu. Lebih oke lagi kalau bisa 1 juta rupiah. Merek lokal sih. Bahkan ada beberapa merek yang saya belum pernah dengar sebelumnya :3
Hmm.. kalau saya bisa nabung 200ribu per bulan dari bulan November sampai Februari, berarti awal Maret bisa nih punya yang baru. Saya pun bertekad rajin menabung *hasek

Sayangnya, per 1 Januari tabungan saya nol rupiah. Hahaha.. *fail
Tapi ternyata Allah punya rencana lain untuk mengabulkan keinginan saya punya gadget baru.

Senin, 04 Januari 2016

Canva, Solusi buat yang Gak Jago Desain

Pertama kali saya tahu Canva (www.canva.com) itu dari guru saya, @FikryFatullah. Saat itu beliau sedang mengajarkan cara bikin banner iklan untuk di Facebook. Kenapa Canva? Karena aplikasi desain berbasis web ini penggunaannya gampang dan banyak template-nya. Buat yang gak bisa Photoshop seperti saya, Canva ini solutif banget!

Selasa, 13 Oktober 2015

Belajar Filosofi Hidup dari Film Life of Pi

Saat film Life Of Pi rilis tahun 2012, saya tidak tahu apa-apa tentangnya. Bukunya pun saya belum baca. Saya menonton Life Of Pi karena seorang teman merekomendasikannya.

Sumber: More.com

Life of Pi bercerita tentang seorang remaja laki-laki bernama Pi yang terkatung-katung di dalam sekoci di laut lepas, bersama seekor harimau buas! 
Bagaimana latar belakang dan kelanjutannya? 
Tonton sendiri ya.. Hehe..

Film ini sarat pesan moral yang diceritakan secara tersirat. Beberapa pesan moral yang saya tangkap adalah ini:

Sesuatu yang kamu pikir akan membuatmu mati, bisa jadi justru membuatmu tetap hidup.

Seperti Pi, yang awalnya berpikir kehadiran harimau di sekocinya akan membuatnya mati sebagai mangsa. Ternyata tidak. Sebaliknya, Pi jadi punya alasan untuk hidup. Yaitu… berusaha agar tidak dimakan harimau itu. Hihihi..

Dalam hidup kita, kadang ada kondisi dimana kita merasa ‘mau mati’. Apakah itu saat sakit, kelaparan, terlilit hutang, stress karena tekanan pekerjaan, dan lain sebagainya. Tapi pada akhirnya semua itu membuat kita ‘bergerak’, berusaha mencapai kondisi yang lebih baik. Dengan ‘bergerak’ itulah kita hidup dan bertambah kuat. Pernah dengar quote “What doesn’t kill you, make you stronger.”?


Terlalu lama di zona nyaman, akan membuatmu ‘mati’

Setelah berminggu-minggu di laut, betapa senangnya Pi saat tiba di pulau tak berpenghuni dimana dia bisa mendapatkan tempat berteduh, banyak air bersih untuk minum, serta makanan untuk Pi dan sang harimau. Wajar jika Pi ingin tinggal lama di sana.
Tapi ada sesuatu yang menyadarkan Pi, bahwa ia tidak boleh berlama-lama di tempat nyaman itu. Pulau itu menyimpan bahaya terselubung. Ia harus melanjutkan perjalanan dan berjuang lagi meraih kehidupan yang sebenarnya.

Kita pun hendaknya demikian. Saat hidup kita mulai merasa nyaman, berarti saatnya kita ‘keluar’. Belajar hal baru, menghadapi tantangan baru, untuk kehidupan yang lebih baik.


Kadang, hal-hal yang benar terdengar tidak masuk akal

Saat Pi pada akhirnya tiba di darat dengan sekarat selamat, ia dirawat lalu diminta menceritakan kisah tenggelamnya kapal oleh pihak yang berwenang.

Pi menceritakan kisah petualangannya dengan jujur. Namun 2 orang investigator itu tidak percaya. Pi lalu mengarang cerita yang lebih masuk akal. Cerita karangan Pi inilah yang diterima dan dijadikan laporan resmi. Pi sempat menyindir keduanya yang tidak mau menerima hal yang benar hanya karena sulit diterima akal.

Buat saya itu jleb!
Dalam ajaran Islam, banyak mukjizat yang dialami para Rasul. Nabi Ibrahim yang tidak mati saat dibakar, Nabi Musa yang membelah lautan, Nabi Isa yang menghidupkan orang mati, hingga Rasulullah SAW yang melakukan perjalanan Isra Miraj. Semua tak masuk akal!

Tapi sebagai manusia, kita harus meyakini bahwa Allah sungguh Maha Kuasa. Ia berbuat apa saja yang Ia kehendaki, meski di luar nalar manusia sekalipun. Inilah iman yang sebenarnya. Saat mempercayai hal yang benar meski tak masuk akal.

Sebenarnya saya merasa ada pesan-pesan lain yang ingin disampaikan film ini. Seperti hikmah nama Pi yang unik, Pi yang menganut 3 agama (Hindu, Islam, Kristen), tentang gadis yang disukai Pi, hingga tentang sang harimau yang pergi tanpa pamit sesaat setelah mereka tiba di darat. Seperti ada yang tersirat tapi tak mampu saya tangkap.
Hanya 3 poin di atas sajalah yang dapat saya ambil maknanya.

Oh iya satu hal lagi.
Setelah nonton film ini, ada yang sedikit berubah pada diri saya. Saya jadi banyak bersyukur terutama di tengah kemacetan! Kok bisa?
Karena saya membayangkan betapa tersiksanya hidup sendiri di tengah lautan. Jadi beruntunglah saya yang dikelilingi banyak manusia penyebab kemacetan. 
Hahahahaha..


Semoga postingan ini bermanfaat ;)






Selasa, 21 Juli 2015

Review Platform Toko Online Jejualan.com

"Mbak, nanti kalau pesanan saya udah dikirim, kabari saya ya."
"Baik Pak, nanti akan kami infokan melalui email."
"Kalau bisa lewat sms saja Mbak, saya jarang buka email."

Oh noooo..!

Itulah salah satu percakapan dengan konsumen saat dulu saya menjadi Customer Service (CS) sebuah toko online. Mengapa saya teriak "Oh noooo..!" dalam hati? Karena informasi pengiriman memang secara otomatis akan terkirim melalui email, bukan melalui sms. Bisa saja sih saya sms sendiri secara manual. Tapi kan yang saya layani gak cuma 1-2 orang per harinya, melainkan puluhan orang. Kebayang dong kalau semuanya minta laporan via sms. Bisa tambah tebal ni jempol. Mengetik sms untuk menjawab pertanyaan dan menerima orderan saja udah pusing pala barbie. Apalagi harus laporan ini itu.

Sekarang saya sudah resign, berencana untuk wirausaha dan memiliki toko online sendiri. Kalau membuat toko online dari nol, pasti mahal deh bayar jasa programmer-nya. Apalagi saya agak gaptek dan ga mau ribet mengurus soal teknis yang penuh coding. Ga ngerti blas. Jadi saya suka mencari tahu gimana caranya supaya bisa punya toko online cepat, mudah, dan harganya terjangkau.

Untunglah ternyata ada loh jasa pembuatan toko online yang setelah saya amati, fitur-fiturnya oke banget, yaitu http://jejualan.com. Salah satu yang saya suka adalah karena Jejualan punya fitur SMS report untuk para konsumen. Kalau via email udah pasti ada juga lah. SMS juga akan terkirim ke no HP pemilik toko online saat ada transaksi. Jadi kalau kita kebetulan tidak sedang online, tetap dapat notifikasi via SMS.


Mendaftar Jejualan sangat mudah. Hanya mengisi form yang terdiri dari 4 kolom yaitu nama, email, no HP, dan nama toko. Kemudian memilih paket apa yang kita inginkan. Begitu klik "Buat Toko", voila! Dalam sekejap toko kita jadi. Saya hitung-hitung, tidak sampai 10 detik proses setup-nya.


Setelah itu, kita langsung berada di halaman dashboard. Di halaman ini cukup menjalankan 5 langkah:
  1. Menambah Produk
  2. Menentukan Desain (tersedia 15-31 pilihan template)
  3. Mengisi data rekening untuk proses pembayaran dari konsumen
  4. Menentukan ekspedisi untuk pengiriman produk
  5. Mengisi halaman kontak

Setelah kelima langkah tadi selesai, kita pun siap berjualan!



Http://jejualan.com memiliki 4 paket yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan. Berikut perbedaan harga dan fitur-fiturnya:

Selain fitur SMS report yang saya ceritakan di atas, ada fitur lain yang bagi saya menarik, yaitu Jasa Upload Produk (paket Gamma dan Delta).

Upload produk itu sebenarnya gampang. Tapi kalau produknya ratusan bahkan ribuan, bagi saya cukup membuang waktu. Kalau bisa didelegasikan, kita bisa menggunakan waktu kita untuk pekerjaan lain yang lebih menghasilkan. Promosi dan menarik trafic, misalnya.


Fitur lain yang bagi saya penting adalah marketing tools berupa Newsletter. Kenapa penting? Karena saya pernah membaca bahwa salah satu channel promosi yang efektif adalah melalui email. Konsumen yang mendaftar newsletter kita berarti tertarik dengan produk-produk kita, dan jika kita mengirim email penawaran yang sangat menarik, kemungkinan mereka untuk membeli cukup besar.

Saya pun mencoba fitur newsletter. Namun saya menemukan ada kekurangan.

Awalnya kita perlu membuat template email terlebih dahulu. Oke, saya pun membuat template email yang berjudul Diskon 50%.


Setelah menyimpan template email tsb, di halaman dashboard saya klik "Kirim Newsletter." Menurut saya, seharusnya ketika saya pilih template Diskon 50%, kolom konten akan otomatis terisi seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. Ternyata kontennya kosong. Iseng saya tulis konten yang beda:


 Ketika saya klik "Kirim", previewnya seperti ini:

Kecuali judul, isi konten preview sama dengan template

 Ketika saya ketik "Ya", kira-kira semenit kemudian masuklah pesan ke dalam email yang telah saya daftarkan di newsletter:

Email yang diterima member berbeda dengan yang di preview/template

Semoga Jejualan bisa segera mengoreksinya. Untuk apa kita menulis template email kalau ternyata yang terkirim adalah yang kita tulis manual? Lalu mengapa email yang terkirim ke member berbeda dengan preview?

Meskipun ada ketidaksinkronan, bukan berarti fitur ini jadi tidak bisa dipakai sama sekali.
Solusi sementara sih, mungkin tak usah terlalu serius bikin template email dan abaikan saja preview. Yang penting di kolom terakhir "Kirim Newslettter", tulis konten yang sebenar-benarnya karena itulah yang akan terkirim pada para member.


Ada banyak fitur lain yang menarik namun belum sempat saya coba. Semoga di lain kesempatan bisa saya sharing lagi ya.

Sejauh ini saya cukup puas menggunakan http://jejualan.com versi trial. Soalnya SEMUA yang saya butuhkan terpenuhi di Jejualan: fitur lengkap dan mudah digunakan.

Saya juga sudah pura-pura berperan sebagai pembeli dan proses transaksi pembelian juga enak, sama sekali ga ribet.

Btw saya belum bilang ya kalau saya sudah pernah ke kantor Jejualan? Hehe.. Hari minggu juga ada staf yang standby. Beneran deh layanannya 24 jam!





Jejualan juga punya program menarik buat yang mau penghasilan tambahan, yaitu program Afiliasi. Caranya gampang. Tinggal daftar di http://aff.jejualan.com/, promosikan Jejualan, nanti jika ada yang order paket melalui link url kita, kita akan dapat komisi sebesar 30%.

Sebagai gambaran, misalnya ada yang pesan paket Gamma melalui link url kita. Harga paket tsb 499rb/bulan. Kita akan dapat komisi Rp. 149.700,- (30% dari 499rb). Ada 10 orang aja yang pesan, kita dapat Rp. 1.497.000,-
Lumayan banget kan buat jajan?


Akhir kata, semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat ya.
Yang mau gelar dagangan di Jejualan, silakan..
Yang mau jadi affiliate toko online nya juga silakan..
 
Semoga laris dan baaanyaaaaak dapat uangnya. Aamiin..

Good luck ^^