Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2016

Ibu Cerdas Pasti Teliti Menyiapkan Perlengkapan Sekolah Anak

Para ibu rumah tangga tentu semakin fokus mengurus rumah jika sudah memiliki buah hati. Apalagi jika si kecil sudah memasuki usia sekolah. Sudah pasti segala urusan sekolah si kecil akan membuat ibu jadi sibuk menyiapkannya.

Tetapi kesibukan tersebut pasti terasa menyenangkan, ya. Jadi, supaya tidak tergoda dengan benda-benda yang lucu saja, para ibu seperti kita juga wajib teliti menyiapkan perlengkapan sekolah anak. Apa saja sih yang harus disiapkan?

Peralatan Tulis
Perlengkapan sekolah yang satu ini tentu saja wajib dimiliki si kecil. Belikan perlengkapan sekolah yang lucu dan menarik sesuai selera si kecil. Jangan memilih yang bentuknya rumit karena akan membuat si kecil kesulitan menggunakannya. Contohnya, kotak pensil yang ukurannya terlalu besar dan sulit dibuka.

Kotak Bekal
Untuk mendukung kebutuhan gizi harian si kecil, kita juga patut menyiapkan kotak makan untuk membawa bekal. Gunakan kotak makan bersekat agar beberapa jenis makanan si kecil tidak bercampur jadi satu. Tak perlu memilih kotak makan yang terlalu besar supaya si kecil tidak kesulitan membuka dan membawanya di dalam tas.

Jam Tangan
Apakah anak-anak juga butuh jam tangan?
Tentu saja butuh. Bukan hanya orang dewasa yang membutuhkan jam tangan. Kalau urusan berburu jam tangan dewasa, pasti kita rajin mengecek harga terbaru jam tangan Alexandre Christie atau merek lainnya di MatahariMall. selain jam tangan untuk orang dewasa, MatahariMall juga menyiapkan aneka jam tangan anak yang menarik lo. Selain membeli kebutuhan sehari-hari, kita pun bisa memesan jam tangan untuk si kecil melalui toko online terpercaya yang satu ini.

Sumber: MatahariMall.com

Buku-Buku Pendukung Pelajaran
Si kecil akan mudah bosan jika diajak belajar dengan buku yang sama setiap saat. Untuk mengatasi kebosanan tersebut, kita dapat membelikan buku-buku pendukung pelajaran yang isinya menarik dan berwarna-warni. Dengan menggunakan buku pendukung pelajaran yang bentuknya menarik, niscaya si kecil akan lebih semangat belajar.


Ragam kebutuhan perlengkapan sekolah si kecil bisa diperoleh secara mudah di MatahariMall. Tugas kita sebagai ibu adalah membantu si kecil mengakses internet dan memilih sendiri perlengkapan sekolah yang dibutuhkannya. Selamat berbelanja di MatahariMall bersama si buah hati.

Kamis, 25 Februari 2016

Yang Wajib Ada Pas Nongkrong Bareng Sohib​

Wiken enaknya tuh ngumpul bareng temen-temen satu geng, ya gak? Tempatnya bebas bisa dimana aja, semua tergantung uang jajan masih banyak apa enggak, hehehe. Kalo masih banyak n masih cukup, boleh lah nongkrong di food court mall sambil jajan es krim Juju, itu lhooo es krim a la Korea yang cone-nya berbentuk huruf J. Tapi, kalo uang jajan sudah menipis, jajan piscok sama minum susu coklat dingin di warung roti bakar juga udah mewah.

Senin, 01 Februari 2016

Welcoming My New Andromax Es from Moxy

Sejak bulan November 2015 lalu, saya ngebeeeet banget punya hape atau tablet baru. Hape yang saya gunakan selama ini udah menunjukkan tanda-tanda minta pensiun soalnya. Bayangin aja, masa ga bisa download Instagram dkk? Hare gene ga instagraman itu bagaikan di zaman dinosaurus *lebay*. 

Di hape ini, saya cuma bisa download Facebook & Line. Udah. Mentok.
Pernah sepupu download game, jadi sering muncul notifikasi kalau kapasitas internal habis. Kalau udah gitu, hape jadi lemot. 

Semakin kesini makin parah. Hape sering mati mendadak. Meski cuma ada Facebook dan Line, muncul notifikasi dan saran untuk menghapus aplikasi! Saya langsung galau. Akhirnya dengan berat hati saya hapus Facebook. Alasannya, Facebook masih bisa diakses melalui browser. Malah bisa gratis via www.free.facebook.com. Sementara Line kan enggak. Saya butuh Line untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Saya sudah melihat-lihat toko elektronik dan untuk tablet yang fiturnya lumayan, minimal saya harus menyiapkan uang 800ribu. Lebih oke lagi kalau bisa 1 juta rupiah. Merek lokal sih. Bahkan ada beberapa merek yang saya belum pernah dengar sebelumnya :3
Hmm.. kalau saya bisa nabung 200ribu per bulan dari bulan November sampai Februari, berarti awal Maret bisa nih punya yang baru. Saya pun bertekad rajin menabung *hasek

Sayangnya, per 1 Januari tabungan saya nol rupiah. Hahaha.. *fail
Tapi ternyata Allah punya rencana lain untuk mengabulkan keinginan saya punya gadget baru.

Sabtu, 18 Juli 2015

Refleksi Keberagaman dalam Film Mencari Hilal

Sumber : Bintang.com


Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menentukan awal Ramadhan dan awal Syawal salah satunya adalah dengan cara melihat hilal (bulan sabit pertama yang menandakan awal bulan dalam kalender hijriah). Pemerintah sudah rutin melakukan hal ini. Namun bagi Mahmud (Deddy Sutomo), ia ingin melihat hilal dengan mata kepalanya sendiri. Misi ini begitu penting hingga ia berkata pada anak perempuannya, Halida (Erythrina Baskoro),
“Kalau nanti Bapak sampai meninggal sebelum melihat hilal, Bapak nggak ridho.”
Halida pun dengan berat hati melepaskan bapaknya pergi, dan memerintahkan adik laki-lakinya, Heli (Oka Antara) untuk menemani sang Bapak. Heli yang sering bertentangan dengan Bapak sempat menolak. Namun demi mendapatkan paspor untuk melawan kerusakan lingkungan di Nikaragua, Heli menurut. Hanya Halida yang bisa membantunya mendapatkan paspor itu.

[Warning: Ulasan berikut berisi spoiler]

Perjalanan mencari hilal dimulai. Perjalanan yang penuh hambatan mulai dari nama bukit tujuan yang berubah, bentuk fisik bukit yang nyaris lenyap karena eksploitasi, hingga pencarian lokasi lain yang juga tak mudah.

Selama perjalanan, mereka berdua mengalami beberapa peristiwa. Misalnya saat ormas Islam yang membubarkan ibadah umat Kristen. Untunglah konflik ini berakhir damai setelah Heli mengumpulkan warga untuk berdialog. Mereka juga melewati sebuah kampung dimana warganya mempraktekkan budaya yang Mahmud sebut bid’ah dan dengan tegas Mahmud ceramahi dua orang warganya. Heli memprotes sikap blak-blakan sang Bapak dan perlawanan Heli membuat Bapak berang hingga mengusir Heli.

Bagaimanakah akhirnya? Apakah Bapak berhasil melihat Hilal? Lalu bagaimana dengan Heli?
Kalau penasaran, tonton saja filmnya. Saya suka endingnya :)

Film ini menggambarkan besarnya kesenjangan antara Bapak sebagai generasi tua yang agamis-konservatif dengan Heli sebagai generasi muda yang apatis terhadap agamanya tapi menganggap penting kerukunan antar umat beragama. Tidak diceritakan detail mengapa atau bagaimana gap ini bisa terjadi di antara keduanya.  

Sulit bagi saya berpihak pada salah satu karakter. Saat Pak Mahmud berada dalam perjalanan di bus dan ingin bus berhenti sejenak agar bisa shalat, saya berpihak padanya. Namun saat Heli mengkritik gaya dakwah sang Bapak, saya berpihak pada Heli. Saya mah gitu orangnya. Labil.

Satu hal yang paling saya suka dari cerita film ini adalah, bahwa konflik sebesar apapun (termasuk yang menyangkut dengan Tuhan) tidak menghilangkan rasa hormat seorang anak pada Ayahnya, tidak menjadikan seorang Ayah benci pada anaknya.

Nonton film ini bikin saya inget Papa :’)

Berminat menonton? Film ini mulai diputar di bioskop tanggal 15 Juli 2015. 

Berikut trailernya:



Selamat menonton ^^

Minggu, 31 Mei 2015

Cermat Memilih Kartu Kredit di Cermati.com

Suatu hari, saya menemukan buku yang sangat menarik. Judulnya  Untuk Indonesia yang Kuat : 100 Cara   untuk Tidak Miskin karya Ligwina Hananto, seorang perencana keuangan.  Di dalam buku tersebut terlampir sebuah kartu panjang berisi daftar 100 Langkah Rencana Aksi Keuangan. Daftarnya sangat informatif sampai-sampai saya catat di buku tapi Cuma sanggup nulis sampai 52. Panjang sih!

Berikut langkah-langkah pertamanya:
  1. Memiliki Penghasilan
  2. Memisahkan Pengeluaran Bulanan dengan Pengeluaran Mingguan
  3. Pergi ke ATM seminggu sekali
  4. Mengerti cara kerja kartu kredit
  5. Utang kartu kredit lunas setiap bulan
Tunggu sebentar..
No 4 Mengerti cara kerja kartu kredit? Haruskah?

Saya kenal dengan seseorang yang terjerat hutang kartu kredit yang mencekik leher, hingga beliau terpaksa pensiun dini demi mendapatkan pesangon untuk melunasi semua hutangnya itu. Belajar dari sana, saya bertekad tak ingin punya kartu kredit.

Tapi tentu seorang Ligwina Hananto tak akan sembarangan menyarankan pembaca bukunya untuk mengerti cara kerja kartu kredit serta mendorong untuk melunasi kartu kredit setiap bulan. Akhirnya saya pun browsing-browsing mengenai kartu kredit.

Hmm.. Jadi ternyata kartu kredit itu seperti “uang plastik”, dimana kita bisa melakukan transaksi pembelian. Transaksi dengan kartu kredit seperti berhutang. Saat belanja kita tidak mengeluarkan uang tunai, namun nanti akan ada tagihan dari bank untuk kita lunasi, yang jumlahnya sesuai dengan transaksi belanja yang sudah kita lakukan.

Apabila kita cerdas dan bijak menggunakannya, kartu kredit akan sangat bermanfaat. Diantaranya:
  • Saat dalam keadaan darurat, misalnya saat harus membayar rumah sakit sementara kita sedang tidak punya uang
  • Jika bepergian ke daerah rawan kriminalitas dan tidak memungkinkan membawa banyak uang tunai
  • Berbelanja online
  • Untuk mendapatkan potongan harga di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank penerbit kartu kredit.
Hmm.. jadi memang kartu kredit bisa sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang hidup di kota besar. Pertanyaannya sekarang,
bagaimana mendapatkan kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan kita?

Kita bisa mendapatkan informasi tersebut di bank sebagai penerbit kartu kredit. Namun memang tidak efektif jika kita harus ke bank atau menelepon beberapa bank satu persatu untuk mendapatkan semua info tentang kartu kredit mereka. Untunglah kini telah hadir https://www.cermati.com/
Cermati.com merupakan sebuah start up di bidang teknologi finansial. Berikut visi misi Cermati yang tertera dalam situsnya:

Visi Cermati adalah untuk menjadikan informasi finansial lebih mudah diakses dan lebih berguna bagi setiap orang dengan menggunakan platform teknologi.
Misi Cermati adalah memungkinkan setiap orang untuk mendapatkan kendali atas situasi finansial mereka dan menghemat uang mereka, dengan membuat keputusan finansial yang cermat.Produk-produk Cermati memungkinkan masyarakat Indonesia untuk membuat keputusan finansial yang paling tepat dan cermat untuk situasi finansial mereka. Dan kami yakin kesuksesan finansial bermula dari keputusan yang cermat. 

Ayo jadikan masyarakat Indonesia cermat ber-finansial!

Di Cermati.com, kita dapat mengetahui berbagai provider kartu kredit beserta bank penerbitnya, welcome bonusnya, iuran tahunannya (ada yang free loh!), promo-promo terbaru dari merchant (seperti cashback serta diskon), dan lain sebagainya. Pokoknya lengkap! Sehingga kita bisa membandingkan antara satu kartu dengan kartu lainnya.
Kita juga bisa mem-filter pencarian berdasarkan iuran tahunan, penghasilan tahunan, provider, dan bank. Mudah sekali!


Pilah pilih kartu kredit di Cermati.com
  
Setelah menemukan kartu kredit yang cocok, kita bisa langsung  apply ke bank yang menerbitkannya. Gampang kan?


Namun ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam penggunaan kartu kredit. Berikut tips-tipsnya:


Sebelum Penggunaan

Hitung dulu budget Anda
Perhatikan cashflow bulanan Anda. Apakah Anda dapat menyisihkan penghasilan Anda untuk membayar hutang kartu kredit? Jika ya, seberapa besar? Dengan data ini, Anda dapat menentukan sejauh mana Anda akan menggunakan kartu kredit Anda nantinya.

Jangan memiliki terlalu banyak kartu kredit
Meskipun Anda tergoda untuk memiliki banyak kartu kredit, sebaiknya Anda hanya memiliki maksimal 2 kartu kredit saja. Satu untuk digunakan sehari-hari, satu lagi untuk keadaan darurat.

Saat Penggunaan

Jangan Tarik Tunai
Jika Anda melakukan penarikan tunai, pihak bank akan mengenakan bunga yang sangat tinggi, lebih tinggi dari bunga pembelanjaan.

Gunakan untuk berhemat
Perhatikan promosi yang digelar oleh bank dan pihak merchant. Seringkali ada promo potongan harga yang membuat pembelanjaan Anda lebih hemat.



Setelah Penggunaan

Mencatat Pembelian
Dengan menyimpan struk transaksi dan mencatat pembelian, Anda dapat mengevaluasi penggunaan kartu kredit Anda, juga dapat mencocokkannya dengan tagihan dari Bank nanti.

Bayar Lunas Tiap Bulan
Ini yang terpenting dari semuanya. Sebisa mungkin bayar tagihan secara lunas tiap bulannya. Jika tidak, Anda akan dikenakan bunga kartu kredit yang tinggi, apalagi jika Anda hanya membayar tagihan minimum. Lebih parah lagi kalau Anda membayar di bawah tagihan minimum dan juga terlambat membayar. Jangan sampai ya!

Semoga artikel ini bermanfaat.
Selamat memilih kartu kredit, dan gunakanlah dengan bijak :)


Selasa, 26 Mei 2015

Review Buku Bisnis Online Milyaran

Sumber: Yukbisnis.com | Klik untuk deskripsi produk


Judul : Bisnis Online Milyaran
Penulis : @FikryFatullah & @Motivatweet
Tebal : 336 halaman


Suatu hari di sebuah grup facebook  yang saya ikuti, seseorang mengumumkan akan membagikan ebook cerpen gratis. Puluhan orang komentar memberikan alamat emailnya. Terbersit keinginan saya untuk mengumpulkan semua alamat email yang tercantum lalu mengirimkan email berisi promo produk. Untunglah sebelum saya melakukan rencana itu, saya membaca buku ini.

Pernah menerima foto yang di tag sembarangan untuk Anda di Facebook? 
Atau mungkin Anda pernah menerima email yang tidak jelas asal-usulnya, lalu menawarkan Anda berbagai macam barang? 
Atau mungkin Anda juga pernah di-mention seseorang yang tidak Anda kenal di twitter, lalu menawarkan barang yang tidak Anda butuhkan? 
Semua ini adalah termasuk ke dalam aktivitas spamming.(Hal. 21)

Ow. Ternyata kalau saya sembarangan mengirim email promosi ke orang, itu namanya spamming (menyampah), dan merugikan bisnis dalam jangka panjang.

Itulah salah satu materi tersaji di buku ini. Bahwa spamming itu salah dan yang benar adalah dengan membangun audiens terlebih dahulu sebelum menjual apapun.

Selain materi bagaimana membangun audiens (baca: calon pembeli) di dunia maya, buku ini juga memuat materi tentang bagaimana menentukan target pasar, mendapatkan inspirasi untuk membuat konten, beriklan di internet (termasuk menghitung biaya iklannya), melakukan optimasi social media untuk promosi, membangun brand, berhubungan dengan influencer, membangun jaringan offline, dan banyak lagi.

Bagi saya yang baru memulai bisnis online, buku ini memuat materi yang sangat berharga dan sangat bisa menjadi panduan untuk dipraktekkan sehari-hari. Penjelasannya detail, teknis, namun mudah dimengerti. Penulis juga menjabarkan berbagai tools yang mendukung bisnis online kita beserta tutorialnya, lengkap dengan screenshot yang mudah dipraktekkan.

Beberapa tutorial yang termuat dalam buku ini antara lain:
  • Mengetahui apa yang sedang dicari atau diminati oleh target pasar dengan Google Keyword Planner & Google Trends
  • Mengetahui potensi pasar dari demografinya dengan Facebook Ads
  • Membuat banner iklan dengan Canva, dan banyak lagi.


Meskipun saya menemukan sedikit typo dan beberapa istilah asing yang tidak (atau lupa?) di-italic, buku ini tetap menjadi buku bisnis terbaik yang saya baca di tahun 2015 sejauh ini.

Buku yang dapat dibeli di Yubistore ini disusun oleh @FikryFatullah (Juragan Pemasaran Yukbisnis.com) dan @Motivatweet si burung Zuper yang hobi membakar semangat hampir 250ribu followersnya di twitter untuk berbisnis.

Jika Anda berminat untuk berbisnis online, atau sudah memulai bisnis online tapi ingin meningkatkan omset, buku ini wajib Anda miliki.

Happy reading ^^