Jumat, 22 Januari 2016

Beli Acer Liquid Z320 yuk, Sayang. Agar anak senang, kita tenang.

Aku menunggu dengan sedikit resah. Jam menunjukkan pukul 18.55 WIB. Suamiku belum pulang. Kemana dia? Biasanya jika pulang terlambat, dia selalu memberi kabar. Aku lalu mengambil ponsel. 
Ternyata mati! 
Ah, selalu saja mati sendiri padahal aku sangat yakin baterainya belum habis.

Langsung saja kunyalakan dan kubaca satu sms dari operator yang menginfokan bahwa ponselku tidak dapat menerima pesan karena memori penuh. Ck, menyebalkan! Padahal semua pesan dalam ponselku ini sudah kuhapus. Tetap saja aku tidak bisa menerima sms. Aku yakin suamiku berusaha untuk mengabariku.

Ini bukan kejadian yang pertama kali. Sepertinya aku benar-benar harus beli ponsel yang baru.

---

Jam menunjukkan pukul 21.15 WIB saat kudengar suaranya, “Assalamu’alaikuum..”

“Wa’alaikumsalaaam,” Aku bergegas menuju pintu untuk menyambutnya.

Suamiku tersenyum dan melepaskan sepatu, jaket serta tas yang disandangnya. “Kakang udah tidur?”

“Udah, Kakang tidur setengah jam yang lalu. Kamu kok ga ngabarin kalau mau pulang malem, Yang?”

“Aku tadi telepon kamu. Hape kamu ga aktif..” jawabnya sambil berjalan menuju kamar, dan mengecup kening  Kakang, putra kami yang baru masuk TK. Kakang tak terganggu. Ia sedang pulas. Suamiku lalu keluar kamar dan duduk di sofa.

“Iya nih, akhir-akhir ini memang hapeku sering mati mendadak. Ga tau kenapa.” Keluhku sambil menyeduhkan kopi untuknya.

“Kebanyakan aplikasi mungkin. Atau kamu download game lagi ya? Kan sudah kubilang Yang, Kakang jangan kebanyakan main game. Lebih baik dia main di luar sama teman-temannya..”

Kusodorkan secangkir kopi padanya. “Aku sekarang udah gak pernah download apapun lagi, Yang. Kakang sering kok main di luar. Tadi sore dia main bola. Cuma ya kalau di luar hujan, gimana?"

Suamiku tersenyum. "Bukannya aku ngelarang Kakang main game. Aku cuma gak mau Kakang kecanduan,"

Aku raih tangannya untuk menenangkan. "Insya Allah enggak akan kecanduan. Aku kan selalu nemenin dia main game dan kalau menurutku udah cukup lama, ya aku hentikan.”

Good”, sahutnya memujiku, lalu menyeruput kopi.

Aku duduk merapat di sampingnya. “Nah, menurutku hape ini mulai suka nge-hang karena udah jadul. Udah uzur. Udah waktunya dilem biru. Dilempar terus beli baruuu..” Aku mulai mengeluarkan jurus rayuan.

Ia terkekeh. “Kamu pengen hape baru?”

“Iya Yang, kalau ada rezeki. Aku bahkan udah browsing-browsing loh cari smartphone yang oke,”

“Terus?”

“Aku pengen Acer Liquid Z320..”



Suamiku tertawa lebar. “Kamu fans berat Acer ya? Beli laptop, pilih Acer. Sekarang mau beli smartphone juga pilih Acer.”

“Ahaha.. soal gadget, Acer is my favorite!” seruku. “Bukan cuma ngefans, Yang. Acer Z320 ini fitur-fiturnya aku suka. Harganya juga ga mahal. Cuma Rp.999.000,-” promoku.

“Begitu? Memang fiturnya apa aja?”

“RAM 1 GB, cukup banget buat multitasking dan gak akan bikin hang kayak hapeku sekarang. Kamera belakang 5 MP, kamera depan 2 MP. Yang paling penting dari semuanya sih, di Acer Z320 itu ada fitur Kids Center-nya, Yang..”



Kids Center itu apa?”

“Sini deh,” kuajak dia mendekat ke laptop Acer kesayanganku. Kubuka Acerid.com dan kutunjukkan padanya sebuah artikel.

“Di Kids Center ini banyak konten khusus anak-anak. Ada video Youtube atau game.  Parental control-nya bisa mantau aktivitas internet anak. Keamanan penggunaan smartphone-nya bisa diatur, jadi anak ga bisa download konten dewasa atau beli aplikasi baru tanpa izin. Terus kita juga bisa mengatur situs web apa aja yang bisa dikunjungi anak dan berapa lama durasi dia bermain..”

“Wah, keren! Berarti aman dong ya kalau dipinjam Kakang?”


“Pasti! Ada lagi, Yang. Di Acer Liquid Z320 ini juga ada aplikasi menggambar, mewarnai, dan kamera khusus anak yang ada banyak pilihan latar belakang & stiker. Pokoknya bisa buat belajar dan melatih kreativitas dia. Seru kan? Jadi Yang, kalau kita punya Acer Liquid Z320 ini, Kakang senang, kita tenang..” rayuanku berlanjut.

Ia mengangguk-ngangguk setuju. “Kamu memang ibu yang cerdas, Yang..” sahutnya sambil mengelus rambutku.

“Gombaaaal!”

“Ini bukan gombalan, Yang. Ini romantis,” ia mengoreksi.

“Romantis itu kalau kamu beliin aku Acer Liquid Z320, Yang. Hehehe..” ucapku dengan senyum termanis. Yang kuajak bicara malah serius membaca artikel spesikasi Acer Liquid Z320.

“… layar 4,5 inch, kamera 5 MP & 2 MP, prosesor Quad core 1,1 GHz, Internal storage 8 GB, Dual SIM Card, Android Lollipop, baterai 2000mAh. Fitur specialnya ada Acer BluelightShield, DTS Studio Sound, Kid Center, & Gourmet Mode. Wah, gourmet mode ini kamu banget, Yang. Kalau makan di kafe atau resto, kamu kan selalu upload foto makanan dulu ke Instagram!”



“Hehehe..” aku hanya nyengir mendengarnya.

“Untuk smartphone harga sejuta, spesifikasinya udah bagus banget sih memang,” komentarnya. 

Sooo…?” tanyaku penuh harap.

“Ya udah, nanti abis gajian kita beli ya?”

“Beneran? Makasih Ayaang..!” seruku seraya memeluknya.

Hmm, sepertinya malam ini aku akan mimpi indah. Terbayang jika nanti Acer Liquid Z320 sudah di tangan. Kakang senang, kami tenang.

Cooocok! ;D



NB:
Sumber foto : Acerid.com
Tulisan ini diikutsertakan dalam Acer Z320 Blog Competition. 
Cerita di atas adalah fiksi, namun fakta tentang Acer Liquid Z320 adalah benar sesuai yang tertera dalam Acerid.com

Thank you for reading!

5 komentar:

  1. Waow, unik dan mesra. Mengajarkan kepada kita bukan hanya lebih sayang dan peduli pada anak, tapi pada suami dan orang orang tercinta. Good luck ya buat lombanya, sukses selalu. Jika berkenan silahkan ku jungan baliknya di amir-silangit.blogspot.co.id/2016/01/meningkatkan-prestasi-belajar-anak.html?m=1 terimakasih :D

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Yups bun dengan Kids Center kita bisa lindungi anak saat main gadget....aku dah nyobain keren banget

    BalasHapus
  4. suaminya baik sekali hehe... sukses buat lombanya mba...

    BalasHapus