Jumat, 05 Agustus 2011

Menciptakan Karakter Dalam Fiksi (Oleh Primadona Angela)

  • Nama unik itu: punya makna tersendiri, mudah diingat, dan yang paling penting: mudah diucapkan dan dituliskan.
  • Mengapa harus mudah diucapkan/dituliskan? Agar tidak mudah typo. Bayangkan kalau nama karaktermu Xerxisyewtizocha. :))
  • Karakter juga harus manusiawi. Kalau karaktermu mahasempurna, apa asyiknya? Malah tidak terkesan realistis.
  • Ciptakan karakter yang punya sisi positif dan negatif. Contoh sederhana: cerdas ilmu eksakta tapi belepotan bahasa Inggris.
  • Tuliskan karakter yang realistis, agar pembaca bisa menyelami dan merasakan emosi karakter2mu.
  • Tip mudah menciptakan karakter: contoh karakter orang2 terdekatmu dan tuangkan dalam tulisan. :)
  • Tip lain: tuliskan sisi + dan - karaktermu, termasuk kebiasaan2 kecilnya, arsipkan. Baca2 lterus agar karakternya konsisten.
  • Konsistensi itu penting, karena harus diingat, karaktermu itu bukan dirimu, bukan orang lain. Mereka adalah ciptaanmu.
  • Jadi karakter harus bertingkah, bertutur kata, sesuai dengan dirinya dan lingkungannya.
  • Misal, lokasinya di desa terpencil. Akan terasa aneh kalau karakter2 di sana ber-elo-gue.
  • Tip lain dalam membentuk karakter: kira2 gambarkan penampilannya, sifat2nya. Baca buku2 psikologi jg membantu lho.
  • Dari buku2 psikologi, kamu bisa menggambarkan karakter dengan watak2 yg lebih akurat.
  • Sebagai penulis, kamu harus jago2 bermain peran, sehingga bisa membayangkan apa yg akan dilakukan/dikatakan karaktermu.
  • Maka dari itu, perluaslah pergaulan, dengan mengenal sebanyak mungkin watak orang. :)
  • Perbanyak mengobrol dengan orang lain, perluas wawasan dgn banyak membaca.
  • Dengan membaca kamu bisa belajar karakter2 kuat dari penulis2 lain. Apa yang membuatnya menarik? Bgmn ia berinteraksi?
  • Menurutku karakter yg biasanya diterima baik oleh pembaca adalah the underdog, from zero to hero. :)
  • Kebiasaan2 kecil karakter akan jadi ciri khas agar mudah diingat orang. Misal, kalau stress suka gigit2 penggaris.
  • Untuk buku2 psikologi, coba mulai dari Personality Plus, Florence Littauer. Atau gugel saja mengenai watak2 manusia.
  • Contohnya saja: Harry Potter, Hercules versi Disney, masa gak rela mereka jadi 'menang'? :)
  • From zero to hero jg harus ada prosesnya ya. Bukan ngedadak karakter underdog tau2 jadi jagoan. Sehingga pembaca akan 'mendukung'.
  • Harus ada perjuangan/pengorbanan lah agar karaktermu 'didukung'. Harus digambarkan bgmn dia berusaha mencapai mimpinya



Sumber: Tweet2nya @cinnamoncherry, 5 Agustus 2011, jam 9an malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar