Senin, 28 Desember 2009

2009: Sebuah Kaleidoskop

Tahun 2009 tak lama lagi akan berakhir. Bagi aku pribadi, tahun ini agak mengecewakan. Bagaimana tidak? Di awal tahun 2009 aku membuat target lulus kuliah bulan Agustus, lalu magang atau kerja. Kenyataannya? Sampai sekarang skripsiku.. yah.. sedikit lagi sih. Dan aku juga sudah mendaftar untuk mengikuti sidang. Tapi tetap saja judulnya: Target Tidak Tercapai. Hiks.

Berbeda dengan tahun 2008 yang super-padat-kegiatan (karena jadi Ketua Cine Cub Fikom Unpad), tidak banyak yang aku kerjakan selama tahun 2009 ini. Cuma jobtraining, seminar, pindah kosan, bikin blog ini, dan bikin skripsi yang, aku akui, progressnya kayak siput.

Sungguh, kalau soal skripsi, Allah Maha Memudahkan.
Proposal yang cepat disetujui,
dosen-dosen pembimbing yang baik, tidak saling bentrok, dan sering memotivasi aku untuk cepat lulus,
kucuran dana yang masih mengalir,
responden penelitian yang sangat welcome,
dan tentu saja, teman-teman yang sangat supportif. Satu-satunya masalah ada padaku. *mulai nih sesi curhatnya*

Malas? Mungkin.
Tapi aku merasa, alasan yang lebih tepat mengapa pengerjaan skripsiku yang lambat ini adalah karena..

Aku belum ingin lulus.

Lucu, bukan? Bukankah aku sudah mencanangkan berbulan-bulan sebelumnya kalau aku ingin lulus Agustus 2009?

Tapi begitulah kenyataannya.
Aku berada di zona nyamanku.
Aku masih ingin seperti ini.
Santai.
Berstatus mahasiswa alih-alih pengangguran.
Kerjanya tidur, makan, online, jalan-jalan.
Apa lagi yang kurang dari hidupku yang sekarang? Hff…

Seiring berjalannya waktu, aku pun bosan.
Aku tahu aku tidak bisa jalan di tempat seperti ini.
Aku sadar, bahwa mau tak mau, aku memang harus melangkah.
Move on.
Semakin lama aku merasa bahwa tidak ada tempat untukku lagi di kampus
(ya iyyalah..!).

Aku juga harus belajar mencari uang.
Hidup mandiri.
Melepaskan ketergantunganku pada Papa.
Bahkan kalau bisa, membantu Papa menopang kebutuhan keluarga.
Karena selama ini, Papa-lah satu-satunya tulang punggung keluarga kami.
Ah, sungguh aku sedih karena telah mengecewakan kedua orangtuaku dengan SENGAJA memperlama skripsiku.. :-(

Maafkan Sinta ya, Pa.. Ma..

2009, aku lebih banyak berkomunikasi dengan diri sendiri (bahasa ilmiahnya Intrapersonal Communication :p).
Merenung, berpikir, bermimpi..
Kadang-kadang terjadi perang batin yang lumayan bikin stres.
Tapi semuanya mendewasakanku.
Semuanya.

Aku bahkan sempat menarik diri dari pergaulan.
Membuat berbagai alasan untuk tidak bertemu teman-teman.
Lebih menutup diri.
Bahkan kevakumanku dalam nge-blog beberapa hari terakhir juga karena itu.
Sedang ingin sendiri.
Sedang tak ingin bercerita *maklum lagi stres*.

Dan aku berterimakasih kepada semua pembaca yang, meski aku vakum, tetap memberi komentar.
Dan followerku bertambah! :-)

Somehow, aku optimis menatap 2010.
Aku akan lulus kuliah (amin),
bekerja di tempat yang aku inginkan (amin),
bekerja di posisi yang aku inginkan (amin),
atau membuka usaha sendiri di rumah (amin),
sehingga aku bisa menghabiskan waktu selama mungkin bersama Papa, Mama, dan adik-adikku sebelum aku menikah (kapan? Hehehe)

Kalau kamu, apa pencapaian kamu di tahun 2009 ini?
Lalu, apa resolusimu tahun 2010?

3 komentar:

  1. saya ikut mengamini resolusimu di 2010 :)
    resolusiku? rahasia dong :D

    BalasHapus
  2. udah lupa apa resolusi tahun kemaren, karena sebagaimana biasanya, resolusi selalu berakhir di box terlupakan buat gue
    jadi thn ini gue mulai dr niat aja

    BalasHapus
  3. jadi malu...
    mrasa belum berhijrah...

    moga tahun ini saya bisa berhijrah

    BalasHapus