Jumat, 13 Agustus 2010

4 Ramadhan: Rama Sinta

Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-4: Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)

-----

Sedang membaca kisah Rama, Sinta, dan Hanoman dalam Kitab Omong Kosong karya Seno Gumira Ajidarma.

Ternyata kisah antara Rama dan Sinta tidak seindah yang aku duga.

Huufh..

Kamis, 12 Agustus 2010

3 Ramadhan: Dapet Tiket Mudik!

Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada Malam ke-3, malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

---

Hari ini...
  1. Pagi menjelang siang, aku dibangunkan oleh sms Nurul yang bertanya kapan aku mau pulang ke Batam coz dia mau pesan tiket.
  2. Karena tanggal 23 akan ada pembahasan final draft 89 project, jadi aku bilang kalau aku mau pulang tanggal 25 Agustus.
  3. Si Nurul langsung nge-booking dan aku harus ke Kantor Merpati di jalan Lembong paling lambat jam 1
  4. Aku sempat nyasar, bete, dan capek, untung ditunjukkin seorang bapak-bapak dari Hotel Panghegar. Ya Allah, balaslah kebaikannya..
  5. Ternyata kantor Merpati itu bukan di jalan Lembong, tapi jalan Tamblong!
  6. Harusnya ga perlu nyasar coz sebelumnya aku pernah ke sana. Tapi aku lupa. Maklum, udah jarang beli tiket :p
  7. Karena terlambat, booking-nya otomatis batal. Untung bisa beli langsung dengan harga yang sama.
  8. Aku dapat tiketku, dan bertanya ke Nurul tentang tiketnya. Dia bilang, dia baru akan beli tiket kalau aku udah gajian *eh?
  9. Jadi intinya, Nurul beliin aku tiket, dan aku akan menyerahkan uang gajiku (entah kapan cairnya >.<) untuk membeli tiket dia. Aneh. Padahal bisa aja kan, dia beli tiketnya duluan pake uang dia? Trus aku beli tiketku nanti pake duitku? Ga ngerti deh. But.. it's so sweet :D
  10. Dan... sepertinya aku akan tetap berada di Batam sampai batas waktu yang belum ditentukan..
Ngomong-ngomong tentang tiket pesawat..
mau bantuin promosi usaha Papa ah..

Si Papa ikutan bisnis tiket pesawat, dimana kita bisa mesen dan booking tiket pesawat sendiri..
dan kalau orang lain ada yang perlu tiket pesawat, dia bisa mesen dan booking lewat kita.
Asik kan?

Kalau tertarik, langsung saja ke TE..KA..PE.. :P

Rabu, 11 Agustus 2010

2 Ramadhan: Doa Berbuka, Mestikah Diganti?

Pesan sponsor:
Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-2: Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)

-----

Sodara-sodara! Tahu tidak, ternyata doa berbuka puasa yang "Allahumma laka shumtu wa bika amantu.. " itu sumber hadisnya lemah loh!

yang benar itu ini:
Dzahabdh-Dhama-u wab-Talatil-'Uruuqu wa Tsabatal-Ajru Insyaa Allaah
(Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap ganjaran/pahala insyaa Allaah)

Dalilnya ini:


Dari Ibnu 'Umar : Adalah Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan :

Dzahabdh-Dhama-u wab-Talatil-'Uruuqu wa Tsabatal-Ajru Insyaa Allaah
(Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap ganjaran/pahala insyaa Allaah)"

(HR. Abu Dawud no. 2357, Nasa'i 1/66, Daruquthni dan ia mengatakan sanad hadits ini hasan, Hakim 1/422, dan Baihaqi 4/239; dan Syaikh Al-Albani menyetujui apa yang dikatakan Ad-Daruquthni).

Sumber: Indonesian Community

Wuaduuuuuh..
trus kenapa selama bertahun-tahun kita diajarinya yang "Allahumma laka shumtu ya..?"
kan susah kalau mesti ganti sekarang..

bagaimana ini?
menurut kalian gimana?

Selasa, 10 Agustus 2010

1 Ramadhan: Teman Adalah Hadiah

Pesan Sponsor:
Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-1, terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.

-----

Hari ini aku sms-an dengan seorang sahabat lama. Sebut saja Oki (Setiana Dewi. Yuwk. Hehe)
Kami berbicara tentang beberapa topik sampai akhirnya ia bilang ingin reunian.
Tapi ketika aku bilang bahwa salah satu 'peserta reuni' adalah Rifky (Balweel :D)-bukan nama
sebenarnya-, Oki langsung berubah pikiran dan membatalkannya.

Hey hey, what's wrong with Rifky? tanyaku padanya.
Tapi Oki hanya menjawab "Mmm.. nothing..."

Si Oki ini memang sebelumnya pernah juga menghindari teman kami yang lain, sebut saja Jay,
tanpa alasan yang jelas.
Tapi sikapnya terhadap Rifky menjadi menarik bagi aku karena Oki adalah ORANG KESEKIAN yang tampak malas bertemu Rifky!

Aku kemudian teringat beberapa waktu yang lalu, saat aku mendapat 'pujian' karena berteman dengan Rifky. Aku merasa pujian itu lebay karena.. hey, making friend is easy, rite?
Masa' cuma karena temenan doang aku dipuji?

Tapi pembicaraanku dengan Oki membuat aku mendapat sebuah asumsi:
Sepertinya memang tidak semua orang bisa berteman dengan Rifky..


Bagi aku, teman itu seperti hadiah.
Yang namanya hadiah, ya terserah yang ngasih dong?
Kadang-kadang ada hadiah yang menurut kita 'enggak banget'. Tapi kan hadiah gitu loh, pasti diberikan dengan maksud yang baik dari pemberinya.

Begitu juga dengan teman. Aku gak memungkiri ada saja teman yang menyebalkan atau tidak cocok sama aku. Tapi bukan berarti aku langsung 'membuangnya' kan? Hadiah itu seharusnya diterima dengan senang hati. Maka aku berusaha untuk menerima teman-temanku apa adanya.

Si Rifky ini, misalnya. Ia mungkin memiliki beberapa sifat yang bikin orang ingin mencekiknya
(lebay). Tapi aku tahu, sebenarnya dia baik dan tidak bermaksud buruk sama orang lain.

Kasihan amat deh si Rifky..

Aku lalu berpikir,
bagaimana kalau aku di posisi Rifky?
Bagaimana jika ada orang, yang tidak suka padaku, tanpa aku sadari?
Yang menghindariku karena kehadiranku menganggunya?
Pasti sedih banget..

Ah, ya Allah..
Jagalah perilaku hamba agar tetap lurus,
agar tidak menyakiti orang lain..
agar menjadi orang yang selalu ditunggu kehadirannya..
agar menjadi orang yang bermanfaat..

Amin.

Minggu, 01 Agustus 2010

Sedang sibuk apa sekarang, Sin?

Tahun 2010 adalah puncak ‘perpisahan’ dengan teman-teman kuliah.
Tahun dimana aku dan teman-teman kuliah ‘habis’ alias lulus satu persatu.
Kalau dulu FAQnya adalah “Kapan lulus?”,
sekarang berganti jadi “Udah kerja?”, “Kerja dimana?” atau “Sibuk apa sekarang?”.
Karena itu, aku buat postingan ini, yang menjawab pertanyaan-pertanyaan itu :)

Jadi, kesibukan aku saat ini adalah:

Pertama: Revisi skripsi
Iya, aku sudah lulus. Iya, aku sudah wisuda. Tapi aku belum mendapatkan ijazah. Tidak sebelum aku selesai merevisi skripsi.

Ketika aku dinyatakan lulus sidang skripsi, banyak banget yang harus aku revisi untuk mendapatkan ijazah. Sayangnya, kampus tidak memberikan deadline. Jadi yah.. secara psikologis aku langsung malas lah. Hehe. Apalagi memang setelah sidang, prioritasku adalah segera bekerja. Jadi skripsi langsung aku simpan jauh-jauh :p

Tapi.. ga bisa terus-terusan seperti ini tentu. Rasanya masih ada yang mengganjal. Nyangkut. Masih ada hutang pada orangtuaku (kan kuliah juga demi ortu :D).
Makanya, skripsi selalu menjadi prioritas (di pikiran).
Doakan yah, semoga aku bisa MULAI merevisi. Amin ya Allah, amin.

Kedua: Jadi freelance writer
This is such a PERFECT job! Aku memang berkeinginan untuk jadi freelancer, khususnya freelance writer.
Kenapa freelancer? Alasan utamanya sih, karena aku masih merevisi skripsi, masih perlu ngejar-ngejar dosen. Takutnya, kalau kerja kantoran, aku jadi susah meluangkan waktu. Kerja kantoran kan full-time.
Alasan kedua, karena aku masih pengen bikin film :)
Alasan ketiga, karena aku suka menulis dan online!

Aku menulis artikel di sebuah situs kuliner. Kantornya sih di Surabaya dan Jakarta. Tapi karena via online, ga masalah buat aku yang nge-kos di Bandung.
I really really love this job so much!
Yah.. meskipun honornya cuma cukup buat makan doang. Tapi lumayan lah, ga minta ortu lagi (kalau bokek, minta uang ke adik, ntar adik aku yang minta ortu. Sama aja yah? Haha!)

Ketiga: Jadi Director of Behind The Scene in 89 Project.

Maybe this is my real passion: Filmmaking!
Bikin film itu seru banget! Berjuang bersama beberapa teman, jalan-jalan, capek, ribet, ketawa-ketiwi, berangkat pagi pulang pagi *lebay*, sampai akhirnya begitu film jadi, ditonton sama banyak orang. Wuih.. bahagia sekali rasanya.

89 Project adalah produksi film bertema Hemofilia. Itu loh, kelainan darah dimana darah sulit membeku.
Aku sendiri yang milih jabatan sebagai BTS (Behind The Scene).

Kenapa BTS?
Seperti yang pernah aku jelaskan pada produserku (yang notabene sahabat aku sendiri :p),
nanti ketika produser pusing dengan budgeting,
sutradara dan kru diganggu dengan cuaca hujan,
atau mood pemain turun, maka aku sebagai BTS akan tetap aman, damai, sejahtera, dan sentausa. Haha.

BTS hanya merekam momen-momen produksi, dan menuangkannya dalam bentuk tulisan, foto, dan video. Oh, tak lupa wawancara dengan tim produksi dan para pemain.
Dengan jadi BTS, aku berharap mendapatkan serunya suasana syuting tanpa perlu ikut-ikutan ribet. Hihi.
Semoga saja.
Intinya, BTS itu HAVE FUN! =D

Begitulah.
Bagaimana denganmu?

Apapun kesibukanmu, jalani dengan fun ya!
Penting tuh! :)