Baru-baru ini saya menolak sebuah tawaran content placement (CP).
Itu adalah hal yang tidak lazim. Selama ini, bagi saya menerima CP adalah pekerjaan termudah di dunia (wong cuma copas + publish) dan dengan pemasukan lebih dari cukup buat beli mie ayam dan jus buah untuk sekeluarga.
Kenapa saya tolak?
Jawaban diplomatis : Tidak sesuai idealisme.
Jawaban pencitraan : Udah kebanyakan duit.
Sabtu, 21 Desember 2019
Jumat, 06 Desember 2019
Pelajaran dari Hangusnya Nomor WA Business-ku 082215053080
Saya harap-harap cemas saat menyimak obrolan antara suami
dengan CS Telkomsel via HPnya yang di-loud
speaker. CS bilang kalau nomor 082215053080 sudah tidak terdata di sistem
yang artinya nomor tsb telah hangus dan tidak bisa saya gunakan lagi.
Saya speechless.
Selasa, 03 Desember 2019
Enaknya Kerja Jarak Jauh (Remote)
Pada jaman dahulu, bayangan saya yang namanya kerja dari rumah adalah menjadi penulis lepas. Ga ada yang lain. Dan memang saya pun sempat melakoninya saat jadi mahasiswa semester akhir.
Semakin kesini, semakin maju teknologi dan semakin bertambah pengetahuan, saya jadi tahu ada beberapa bidang pekerjaan lain yang bisa dilakukan jarak jauh (remote).
Semakin kesini, semakin maju teknologi dan semakin bertambah pengetahuan, saya jadi tahu ada beberapa bidang pekerjaan lain yang bisa dilakukan jarak jauh (remote).
Kamis, 28 November 2019
Resolusi Blogging 2020 : Mengabaikan Algoritma Google
Hahaha
Well, sebenarnya selama ini memang ga terlalu peduli sih
sama algoritma. So far cuma punya satu standar aja kalau nulis blog yaitu
minimal 500 kata. Udah.
Tapi algoritma terbaru Google buat saya terlalu demanding :
Bahwa mereka akan menaikkan tulisan yang benar-benar AMAZING, LUAR BIASA KEREN
DAN DETAIL. Wew, bukan gue banget dah T_T
Di saat Google ingin postingan panjang nan komprehensif,
saya malah berpikir untuk tak lagi menulis minimal 500 kata. Mau 300 kata
ataupun 200 kata, selama bagi saya postingan itu sudah utuh, saya tak akan
maksa untuk manjang-manjangin yang selama ini sering saya lakukan.
Saya terinspirasi dari The Story of Telling yang tiap
postingannya pendek-pendek tapi dalem dan dapet banget pesannya.
Ke depannya saya hanya ingin menulis lebih genuine, lebih
jujur, dan mungkin lebih terbuka lagi terutama mengenai personal experiences :
my feelings, my opinion, serta pencapaian-pencapaian kecil nan receh yang tetap
wajib disyukuri sebesar-besarnya.
Wish me luck!
Minggu, 27 Oktober 2019
Koperasi Zaman Now Untuk Milenial
Bapak mertua sebentar lagi pensiun.
Itu artinya, mungkin yang akan menggantikan peran beliau sebagai tulang punggung adalah suami saya sebagai anak pertama. Masalahnya, gaji suami saat ini baru bisa untuk memenuhi kebutuhan anak istrinya saja. Kalau untuk membiayai bapak, ibu, adik-adik, keponakan, dan beberapa saudara sepupu, tentu kami perlu memutar otak.
(Banyak amat ya penghuni rumah ini? Emang! Baru tahu yaaa? hihihi)
Ide sementara sih, pengennya bisnis bidang kuliner mengingat ibu mertua yang lumayan jago masak. Kan sekarang lagi booming banget yang namanya ghost kitchen. Itu loh, jualan makanan tanpa sewa tempat. Selama kita punya dapur, kita bisa bikin usaha kuliner bekerjasama dengan platform ojek online. 100% produknya diantar ke lokasi konsumen. Simpel kan ya?
Langganan:
Postingan (Atom)

