Dapat tulisan bagus nih dari Ngerumpi.
Ga bisa di copas, jadi aku tulis ulang aja (ini yang kedua loh, yang pertama di buku diary. Hehe)
But it's okay. Coz i love these words.
This is your life.
Do what you love, and do it often.
If you don't like something, change it.
If you don't like your job, quit.
If you don't have enough time, stop watching TV.
If you are looking the love of your life, stop;
They will be waiting for you whan you start doing thing you love.
Stop over analizing, life is simple.
All emotions are beautiful.
When you eat, appreciate every last bite.
Open your mind, arms, and heart to new things and people. We are united in our differences.
Ask the next person you see what their passion is,
and share your inspiring dream with them.
Travel often; getting lost will help you find yourself.
Some opportunity will come once, seize them.
Life is about the people you meet and the things you create with them. So go out and start creating.
Live is short.
Live your dream and wear your passion.
Kamis, 16 September 2010
Minggu, 12 September 2010
Masjid di Ground Zero? Maaf, Tapi..
Aku baru membaca postingan Bybyq tentang opininya mengenai Ground Zero.
Dan ya, aku setuju dengan tulisannya.
Ini potongan komentarku:
Dan ya, aku setuju dengan tulisannya.
Ini potongan komentarku:
klo diibaratkan tuh kayak Israel menyerang Monas, trus mendirikan tempat ibadah orang Yahudi di sana.
Menyerang->mengalahkan->menduduki.
Yang benar saja!
Bukannya aku ga setuju dengan pembangunan masjid di Ground Zero.
Bagus malah, jadi kalau kapan-kapan aku ke New York (amin), ga usah pusing karena susah nyari tempat salat.
Aku hanya merasa..
kebijakan itu tidak masuk akal.
Itu saja.
Maaf.
Rabu, 08 September 2010
30 Ramadhan: Ga Ada Ide
Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ketigapuluh, Allah berfirman: “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."
Sumber dari sini
-----
Postingan terakhir di bulan Ramadhan! Yeah!
Ini adalah pertama kalinya aku posting tiap hari.
Err..
ga sih sebenarnya.
Beberapa hari terakhir ini postingannya 2 hari sekali.
Sekali nge-blog bikin 2 postingan jadinya.
Pengalaman ini bikin aku sadar, ga gampang posting tiap hari.
Dan kayaknya ga akan dilanjutkan lagi ke depannya. Hihi..
Yang paling susah itu nyari ide dan nunggu mood nulis.
Duh, berat tuh.
Sampe harus minta ide ke orang :p
Jadi, mau ngebahas apa kali ini?
Tadinya mau ngebahas tentang mudik, tapi ga-mood-nulis terlalu menguasai *alesan*
jadi..?
jadi aku akan tulis random thought aja deh.
1. Adikku harus memberikan password di sebuah situs. Ia harus menjawab pertanyaan: "Negara pencuri seni Indonesia?". Ketika ia mengetik "Malaysia", ia gagal. Tapi ketika ia mencoba menulis "Malingsia", ia berhasil.
2. 'Prestasi' Ramadhan ku kali ini adalah: "Tidak pernah tidak sahur". Tahun-tahun sebelumnya selalu saja.. ada saat-saat telat bangun sampai ga sahur.
3. Kadang-kadang aku merasa diriku aneh. Kadang-kadang aku merasa orang lain aneh. Mungkin memang manusia itu semuanya punya saat-saat menjadi aneh.
4. Ternyata gaji di Batam tidak sebesar yang aku duga *berdasarkan obrolan pas reuni*
5. Aku dan adik-adikku, 4 bersaudara, tidak ada satupun yang wajahnya mirip satu sama lain. Perfect blend?
6. Aku pernah bertemu Fitri Tropica, mengulurkan tanganku mengajaknya berkenalan, dan ia menjawab, "Kita kan udah pernah kenalan..." Wow!
7. Aku suka film animasi. Hampir semuanya ada unsur komedi.
Satu film animasi yang ga ada komedi-komedinya adalah "Coraline".
Bagiku animasi yang satu ini genrenya horror. Hiiy..
8. Bagi teman-temanku di Batam, karaokean abis buka puasa bersama adalah "ritual". Tapi teman-temanku yang di Bandung berkomentar:
"Ramadhan kok karaokean..?",
"Ih.. ini kan bulan puasa..", dan
"Aku nyari-nyari tempat karaokean di sini tutup semua loh.."
9. Semua orang seharusnya menulis. Orang bisa menjual barang yang sama, membaca buku yang sama, mengalami peristiwa yang sama, tapi ga mungkin menulis kata-kata yang sama.
10. Beberapa temanku yang cewek memanggil pacarnya dengan panggilan "jelek". Tapi ga ada satupun dari cowok-cowok itu yang manggil ceweknya "jelek" -_-'
Sumber dari sini
-----
Postingan terakhir di bulan Ramadhan! Yeah!
Ini adalah pertama kalinya aku posting tiap hari.
Err..
ga sih sebenarnya.
Beberapa hari terakhir ini postingannya 2 hari sekali.
Sekali nge-blog bikin 2 postingan jadinya.
Pengalaman ini bikin aku sadar, ga gampang posting tiap hari.
Dan kayaknya ga akan dilanjutkan lagi ke depannya. Hihi..
Yang paling susah itu nyari ide dan nunggu mood nulis.
Duh, berat tuh.
Sampe harus minta ide ke orang :p
Jadi, mau ngebahas apa kali ini?
Tadinya mau ngebahas tentang mudik, tapi ga-mood-nulis terlalu menguasai *alesan*
jadi..?
jadi aku akan tulis random thought aja deh.
1. Adikku harus memberikan password di sebuah situs. Ia harus menjawab pertanyaan: "Negara pencuri seni Indonesia?". Ketika ia mengetik "Malaysia", ia gagal. Tapi ketika ia mencoba menulis "Malingsia", ia berhasil.
2. 'Prestasi' Ramadhan ku kali ini adalah: "Tidak pernah tidak sahur". Tahun-tahun sebelumnya selalu saja.. ada saat-saat telat bangun sampai ga sahur.
3. Kadang-kadang aku merasa diriku aneh. Kadang-kadang aku merasa orang lain aneh. Mungkin memang manusia itu semuanya punya saat-saat menjadi aneh.
4. Ternyata gaji di Batam tidak sebesar yang aku duga *berdasarkan obrolan pas reuni*
5. Aku dan adik-adikku, 4 bersaudara, tidak ada satupun yang wajahnya mirip satu sama lain. Perfect blend?
6. Aku pernah bertemu Fitri Tropica, mengulurkan tanganku mengajaknya berkenalan, dan ia menjawab, "Kita kan udah pernah kenalan..." Wow!
7. Aku suka film animasi. Hampir semuanya ada unsur komedi.
Satu film animasi yang ga ada komedi-komedinya adalah "Coraline".
Bagiku animasi yang satu ini genrenya horror. Hiiy..
8. Bagi teman-temanku di Batam, karaokean abis buka puasa bersama adalah "ritual". Tapi teman-temanku yang di Bandung berkomentar:
"Ramadhan kok karaokean..?",
"Ih.. ini kan bulan puasa..", dan
"Aku nyari-nyari tempat karaokean di sini tutup semua loh.."
9. Semua orang seharusnya menulis. Orang bisa menjual barang yang sama, membaca buku yang sama, mengalami peristiwa yang sama, tapi ga mungkin menulis kata-kata yang sama.
10. Beberapa temanku yang cewek memanggil pacarnya dengan panggilan "jelek". Tapi ga ada satupun dari cowok-cowok itu yang manggil ceweknya "jelek" -_-'
Selasa, 07 September 2010
29 Ramadhan: Writing Quote
Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam keduapuluhsembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
Sumber dari sini
-----
Sumber dari sini
-----
There are three reasons for becoming a writer: the first is that you need the money; the second that you have something to say that you think the world should know; the third is that you can't think what to do with the long winter evenings.
- Quentin Crisp
28 Ramadhan: Foto Yang (Semoga Tidak) Menghebohkan
Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam keduapuluhdelapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
Sumber dari sini
-----
Akhir-akhir ini fb ku agak sedikit ramai. Ada apa gerangan?
Ternyata teman-teman SMA-ku melihat fotoku yang sedang 'joged' di tempat karaokean.
OMG!
Sebenarnya saat itu aku sedang menyanyikan lagu 'Geregetan'nya Sherina. Entah karena gayaku yang katro atau emang yang motretnya pinter milih timing, aku jadi terlihat lagi dangdutan. Siaul! Aku sampai harus meremove tag untuk mencegah semakin banyaknya teman-teman dalam friendlistku yang melihat foto itu.
...
Aku teringat sebuah peristiwa sekitar 2 tahun yang lalu.
Saat itu aku menjadi objek sebuah foto yang (kayaknya sih) berpotensi menimbulkan kehebohan.
Begini ceritanya...
Hari itu adalah H-1 peresmian Laboratorium Fotografi di kampusku. Aku dan beberapa orang teman membantu dosen menyiapkan ruangan laboratorium dengan memajang foto-foto karya mahasiswa.
Kami juga beberapa kali berfoto ria, mencoba background, kamera, dan lighting. 'Laboratorium' itu benar-benar jadi studio foto dan kami lah yang pertama kali mencobanya. Huahahaha..
*evil laugh*
Di ruangan itu ada sebuah lampu.. apa ya namanya? pokoknya lampu itu berada dalam sejenis kain menerawang yang besar, dan menghasilkan cahaya soft.
Ga tau apa nama lampu itu.
Maap, saya memang ga pinter fotografi :p
Sang dosen menunjukkan salah satu cara mempergunakan lampu itu, yaitu membuat foto siluet.
Kami lalu melakukan 'uji coba'.
Saya berdiri di depan lampu itu bersama seorang cowok (sebut saja A). Berhadapan.
Sebenarnya ga benar-benar berhadapan, karena sebenernya kami berdiri bersisian dengan jarak setengah meter (ah, aku mengulang kata 'sebenarnya').
A berdiri di sebelah kananku, lebih dekat dengan lampu.
Aku berdiri lebih dekat dengan kamera.
Karena Lampu, A, aku, dan Kamera berada dalam 1 garis lurus, jarak setengah meter antara aku dan A tidak terlihat.

Perhatikan contoh foto di samping.
Apakah mereka benar-benar berhadapan?
Belum tentu.
Bisa saja posisi mereka sebenarnya adalah bersebelahan dengan jarak 1 meter.
Beberapa kali memotret untuk mendapatkan hasil yang sempurna, dengan pose yang sudah disepakati, akhirnya didapatkanlah foto 'Sepasang kekasih sedang kissing' yang kira-kira mirip seperti ini:

Great, huh?
Malamnya, hingga keesokan harinya, aku cemas.
Hey, what did the hell I do?
Kenapa aku mau difoto seperti itu?
Gimana kalau orang-orang banyak yang tahu?
Orang-orang yang ga tau behind the scene-nya pasti mengira aku benar-benar kissing sama A. Yah.. emang sih, wajah kami ga terlihat. Namanya aja siluet. Tapi kalau orang melihat foto-foto kami yang lain yang ga siluet, pasti tahu lah.
"Ini Sinta? Gila, sama si A? Paraaaaah!"
Aaaaaarrgghh.
Aku stres.
Tapi sampai saat ini sepertinya tidak terjadi apa-apa.
Semoga saja tidak apa-apa.
Semoga filenya HILANG. Hihi..
Amin.
Sumber gambar:
2 cewek -> blognya Frozzy
couple -> Free Printables
Sumber dari sini
-----
Akhir-akhir ini fb ku agak sedikit ramai. Ada apa gerangan?
Ternyata teman-teman SMA-ku melihat fotoku yang sedang 'joged' di tempat karaokean.
OMG!
Sebenarnya saat itu aku sedang menyanyikan lagu 'Geregetan'nya Sherina. Entah karena gayaku yang katro atau emang yang motretnya pinter milih timing, aku jadi terlihat lagi dangdutan. Siaul! Aku sampai harus meremove tag untuk mencegah semakin banyaknya teman-teman dalam friendlistku yang melihat foto itu.
...
Aku teringat sebuah peristiwa sekitar 2 tahun yang lalu.
Saat itu aku menjadi objek sebuah foto yang (kayaknya sih) berpotensi menimbulkan kehebohan.
Begini ceritanya...
Hari itu adalah H-1 peresmian Laboratorium Fotografi di kampusku. Aku dan beberapa orang teman membantu dosen menyiapkan ruangan laboratorium dengan memajang foto-foto karya mahasiswa.
Kami juga beberapa kali berfoto ria, mencoba background, kamera, dan lighting. 'Laboratorium' itu benar-benar jadi studio foto dan kami lah yang pertama kali mencobanya. Huahahaha..
*evil laugh*
Di ruangan itu ada sebuah lampu.. apa ya namanya? pokoknya lampu itu berada dalam sejenis kain menerawang yang besar, dan menghasilkan cahaya soft.
Ga tau apa nama lampu itu.
Maap, saya memang ga pinter fotografi :p
Sang dosen menunjukkan salah satu cara mempergunakan lampu itu, yaitu membuat foto siluet.
Kami lalu melakukan 'uji coba'.
Saya berdiri di depan lampu itu bersama seorang cowok (sebut saja A). Berhadapan.
Sebenarnya ga benar-benar berhadapan, karena sebenernya kami berdiri bersisian dengan jarak setengah meter (ah, aku mengulang kata 'sebenarnya').
A berdiri di sebelah kananku, lebih dekat dengan lampu.
Aku berdiri lebih dekat dengan kamera.
Karena Lampu, A, aku, dan Kamera berada dalam 1 garis lurus, jarak setengah meter antara aku dan A tidak terlihat.

Perhatikan contoh foto di samping.
Apakah mereka benar-benar berhadapan?
Belum tentu.
Bisa saja posisi mereka sebenarnya adalah bersebelahan dengan jarak 1 meter.
Beberapa kali memotret untuk mendapatkan hasil yang sempurna, dengan pose yang sudah disepakati, akhirnya didapatkanlah foto 'Sepasang kekasih sedang kissing' yang kira-kira mirip seperti ini:

Great, huh?
Malamnya, hingga keesokan harinya, aku cemas.
Hey, what did the hell I do?
Kenapa aku mau difoto seperti itu?
Gimana kalau orang-orang banyak yang tahu?
Orang-orang yang ga tau behind the scene-nya pasti mengira aku benar-benar kissing sama A. Yah.. emang sih, wajah kami ga terlihat. Namanya aja siluet. Tapi kalau orang melihat foto-foto kami yang lain yang ga siluet, pasti tahu lah.
"Ini Sinta? Gila, sama si A? Paraaaaah!"
Aaaaaarrgghh.
Aku stres.
Tapi sampai saat ini sepertinya tidak terjadi apa-apa.
Semoga saja tidak apa-apa.
Semoga filenya HILANG. Hihi..
Amin.
Sumber gambar:
2 cewek -> blognya Frozzy
couple -> Free Printables
Langganan:
Postingan (Atom)