Selasa, 10 Mei 2022

Tentang Kakang: Puasa Pertama, Lebaran & Khitanan

Tahun lalu saya mulai mengenalkan Kakang tentang puasa. Pada pelaksanaannya sih, bisa dibilang gak bener lah. Heuheu. Misalnya nih:

- Gak pake niat

- Tidur larut malam, ga sahur.

- Bangun siang jam 10

- Pas azan dhuhur jam 12, berbuka puasa. Wkwkwkwk

Puasa apaan tuh cuma 2 jam ye kan.


Alhamdulillah tahun ini setelah Kakang berusia 7 tahun, sudah benar puasanya.

- Pake niat

- Jadwal tidur masih belum teratur, tapi selalu ikut sahur.

- Puasa sampai maghrib. Ini sih yang di luar ekpektasi. Secara saya waktu kecil kelas 3 SD aja pernah ga kuat trus berbuka pas ashar. Hahahaha

- Mulai lebih disiplin solat juga.


Yang namanya puasa pertama anak, suka ada aja lucunya.

Kakang tuh ga terlalu memperhatikan soal waktu subuh dan maghrib.

Pernah dia minum jam 5.30 WIB, alasannya haus. Dia kira masih waktu sahur kali.

Pernah juga menjelang maghrib, langsung minum pas saya naruh segelas air di meja. Kan harusnya nunggu azan -_-

Pernah juga nyomot cemilan yang terlihat, lupa kalo lagi puasa. Ckckck


Kakang bolong puasa 3 hari karena sakit batuk. Gapapaa ^^


Ramadhan berakhir, keesokan harinya Kakang ikut solat Ied.

Ini adalah pengalaman pertama dia juga. Udah sounding tentang takbir 7x dan 5x, ealah imamnya malah kelupaan takbir 5x di rakaat kedua. Hemm..

Kakang's wearing Emir Set from IG @BajuKokoAnak

Sebenarnya ini cancel-an customer. Eh ternyata muat di Kakang.
Yo wes berarti rejeki dia. Hihi


Dari rich aunty dan rich uncle, Kakang dapat duit segepok dan respon dia adalah..

"Apakah ini UANG MAINAN?"

THR lebaran
Sudah tidak utuh karena dipakai buat sehari-hari :p


Emang sih uangnya baru, bagus, mulus, persis uang mainan. Hahaha

Kakang lalu coba jajan ke warung pakai uang itu dan pemilik warung menerimanya.

Yakinlah Kakang kalau uang itu beneran asli :D


Di hari lebaran kedua, Kakang DISUNAT. Hihihi

Meski udah diedukasi jauh-jauh hari, tetap aja pas hari - H penuh dengan drama. Karena bujuk rayu ga mempan, akhirnya mengerahkan beberapa orang untuk menahan tangan kaki dan badan biar Kakang ga berontak. 

Saya sih kabur aja ke rumah sebelah ah. Ga tega melihat dan mendengar teriakannya T_T


Disunatnya pagi, malamnya udah bisa jajan ke warung.

Tapi sampai hari ini masih pakai celana sunat dan belum mau pakai celana biasa. Katanya masih perih. Entahlah. Padahal lusa udah waktunya masuk sekolah :(

My family + mother in Law (yang meluk Kakang)

Our big family


Demikianlah pengalaman Kakang yang seru sekali. Hahaha


Happy Ied Mubarak gaeeees,

Mohon maaf lahir batin ;)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar