Senin, 15 Januari 2018

Hal Tak Terduga Saat Main di Miniapolis Zone PVJ Bandung

Jadi ceritanya beberapa waktu lalu ada lomba blog Traveloka. Saya ikutan selain untuk meramaikan juga tergiur voucher senilai 75 ribu untuk 50 pendaftar pertama tiap kategori. 

Pas saya cek, satu-satunya kategori yang belum mencapai 50 peserta adalah Attraction & Activites. Ya sudah, saya nulis untuk kategori itu. Eh, bener dong dapet voucher. Hanya saja, saya kira vouchernya bisa untuk pesan tiket hotel. Kan saya pengen nyobain staycation. Ternyata vouchernya hanya bisa untuk pesan tiket sesuai kategori. Akhirnya saya putuskan untuk Kakang main playground indoor aja. Pilihan saya jatuh pada Miniapolis Zone, Paris Van Java Bandung.

HTM non member untuk weekday = Rp. 100.000,-
HTM non member untuk weekend = Rp. 120.000,-

Di Traveloka lagi ada harga promo Rp. 104.400,- untuk hari Minggu 14 Januari 2018. Dikurangi nilai voucher Rp. 75.000,- dan kode unik -Rp. 605,- total yang saya transfer Rp. 28.795,-

LUMAYAAAN ^^

Oh ya, Kakang memang seneng main playground. Selama ini beberapa playground yang pernah Kakang coba adalah ini (berurut dari harga termurah)

1. Mandi bola Gasibu Rp. 5000,- sepuasnya
2. Playground Griya Sumedang Rp. 10.000,- durasi 1 jam
3. Playground Balubur Town Square (Baltos) Bandung Rp. 12.000,-
4. Tip Top Depok Rp. 25.000-30.000,-
5. Dino Park Mall Kalibata City Jakarta Rp. 30.000,-

Pernah mau nyoba yang di FX Sudirman, Jakarta Pusat, harganya Rp. 50.000,-
Saya lagi bokek berat, ga jadi masuk. Kakang nangis kejer -__-


Kembali ke Miniapolis. Saya pikir, membawa kode booking dari Traveloka sudah cukup. Ternyata, sungguh tak terduga!


1. Biaya masuk pendamping Rp. 30.000,-

WHAT. Belum pernah sebelumnya saya melihat ada tagihan untuk pendamping anak di playground

Saya langsung bilang aja ke Kakang, "Kang, Abi dan Ummi ga akan masuk. Kakang masuk sendiri ya. Berani? Harus hati-hati ya.."

"Iya.." jawab Kakang.

Sebenarnya saya lihat juga pemberitahuan bahwa anak yang tinggi badannya di bawah satu meter wajib didampingi. Tapi ketika kasirnya nanya, "Ada orang dewasa yang masuk?" Saya bilang aja enggak. Kasirnya ga maksa sih. Kakang pun kemudian masuk sendirian.



Begitu masuk, langsung main ini yang memang di depan mata

2. Kaus Kaki Rp. 15.000,-

Alamaaaaaak. Kakang ga punya kaus kaki -__-

Terpaksa saya beli meskipun keberatan dengan harganya. Gimana enggak, saya jual kaos kaki premium merek Keke (untuk dewasa), bahan adem, lembut, menyerap keringat, agak stretch tapi ga melar. Sempurna banget dengan harga cuma Rp. 14.500,-/pasang. Kalau mau beli chat aja via WA bit.ly/GamisSakinah (maap ngiklan)


Saya punya warna ungu 

3. Beli Kaus Kaki Lagi -_-

Saya dan suami memperhatikan Kakang dari luar. Saya sambil ngobrol dengan adik saya yang juga datang untuk bertemu Kakang.

Areanya sangat luas dan kotak-kotak di dalamnya membuat Kakang sering hilang dari pandangan saya. Agak khawatir sih, tapi saya merasa tempatnya cukup aman untuk anak-anak (ya iyalah).

Sampai kemudian sekitar 10 menit sejak Kakang masuk, seorang staf perempuan mencolek saya. "Mbak, itu anaknya?" sambil menunjuk Kakang yang lagi duduk di belakang kasir.

"Iya Mbak.." jawab saya.

"Dia muntah dan pipis," kata si Mbak.

HAAA?

Saya pikir Kakang baru akan mau pipis. Soalnya kalau MAU pipis dia selalu bilang ke saya, "Aku pipis! Aku pipis!" (pakai past-tense). 

Saya pun memanggil Kakang, "Ayo kita ke kamar mandi Kang!" dan Kakang pun berjalan ke luar..

.. dengan jejak kaki basah. 

Ternyata dia udah pipis di celana -_-

Saya heran banget karena dia sebenarnya sudah lulus toilet training dan udah lama banget ga pipis di celana.

Kalau soal muntah, sepertinya karena sebelum ke sana Kakang baru makan. Mungkin tubuhnya kaget langsung diajak lari-lari, loncat-loncat dan perosotan. I've no worry at all.


Untung saya bawa baju dan celana ganti. Tapi kaus kakinya kan basah ya.

Saya tanya apakah Kakang masih mau main, dia jawab mau. Akhinya beli kaus kaki lagi Rp. 15.000 plus saya dampingi Rp. 30.000.

Total biaya tak terduga : Rp. 60.000 

HAHAHAHAHA


Untung saya pakai kaus kaki Keke. Kalau gak, mungkin mesti beli juga Rp. 15.000

Ya sudahlah. Apalah arti 60 ribu dibandingkan melihat Kakang aktif, ceria, dan tertawa-tawa :')

That's PRICELESS



Ada koordinator juga buat yang mau main bareng-bareng


Main Lego


Ceritanya mau jualan bola nih


Bolanya kenapa ga warna warni yak


Kakang paling depan pas ada sesi Shark Dance


Di depan wall climbing

4 komentar:

  1. Biasanya kaus kaki juga udah sama biaya masuk arena lho.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah baru kali ini liat aturan pakai kaus kaki. heuheu

      Hapus
  2. mba tapi ga diomelin sama staffnya ya kakang muntah dan pipis baik juga hehehe..

    btw kaos kakina lucu anet merk keke mursida lagi hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah enggak. hehehe

      aku juga sempat takut diceramahin, "Makanya pakein diapers Mbak."

      Pas aku minta maaf, stafnya bilang "Gak apa-apa Mbak.."

      :D

      Hapus