29 Juli 2015

Sebuah Surat Darinya

Bandung, 3 Juli 2015. 01:39 WIB

Maaf Sayang, sudah tidur? 
Aku belum tidur. 

Aku baru selesai nonton film, judulnya The Age of Adaline. Film ini tentang seorang perempuan yang karena kecelakaan dia jadi awet muda terus (ada penjelasan ilmiahnya). Dan karena hal ini juga dia lari-lari terus dari orang-orang yang dia cintai dan mencintainya selama berpuluh-puluh tahun. Ya, karena dia berpikir kalau dia tidak akan tua, tidak akan bisa tumbuh dan menua bersama pasangannya. 

Sekarang aku paham makna dari menua bersama. Sangat menyakitkan bila kita bisa mengolok-ngolok uban yang tumbuh di kepala pasangan kita sedangkan dia tidak. Sangat menyedihkan bila kita bisa merasakan kulit pasangan kita semakin keriput tapi dia tidak. Hidup tapi tak punya kehidupan. Aku jadi memikirkanmu lebih sering saat nonton film ini, mendapatkan sudut pandang dari tokoh perempuan ini dan dari orang-orang yang -secara tidak langsung merasa tercampakan. 

Serasa menjadi tamparan keras buatku. Sangat keras. Aku menyadari kalau aku terlalu banyak membuang waktu untuk bisa bersamamu. Aku di Bandung, kamu dan anak kita di Sumedang. Bahkan aku melewatkan banyak momen perkembangan anak kita. Maafkan aku jika aku menumbuhkan pemikiran di kepala dan hatimu kalau aku mencampakanmu. 

Sumpah demi Allah, aku tidak berniat melakukannya dan tidak pernah mau melakukan itu. Kamu cintaku, kamu satu-satunya teman hidupku. Ya, love of my live. Only you, no else! Aku berjanji (janji yang sama dengan yang pernah aku ucapkan dalam ijab qobul pernikahan kita) bahwa waktu akan selalu menjadi sahabat kita dalam menemani langkah meniti kehidupan ini apapun keadaannya, kita akan menua bersama dengan anak-anak kita dan semoga cucu-cucu kita. Aamiin. 

Sekali lagi maafkan aku, Sayang. 

Ttd: Suamimu yang tak pernah berniat menzalimimu dan tak pernah mau menciderai sumpah suci kita. (Walau kenyataannya aku melakukannya tanpa aku sadari). 

I love you so much.


21 Juli 2015

Review Platform Toko Online Jejualan.com

"Mbak, nanti kalau pesanan saya udah dikirim, kabari saya ya."
"Baik Pak, nanti akan kami infokan melalui email."
"Kalau bisa lewat sms saja Mbak, saya jarang buka email."

Oh noooo..!

Itulah salah satu percakapan dengan konsumen saat dulu saya menjadi Customer Service (CS) sebuah toko online. Mengapa saya teriak "Oh noooo..!" dalam hati? Karena informasi pengiriman memang secara otomatis akan terkirim melalui email, bukan melalui sms. Bisa saja sih saya sms sendiri secara manual. Tapi kan yang saya layani gak cuma 1-2 orang per harinya, melainkan puluhan orang. Kebayang dong kalau semuanya minta laporan via sms. Bisa tambah tebal ni jempol. Mengetik sms untuk menjawab pertanyaan dan menerima orderan saja udah pusing pala barbie. Apalagi harus laporan ini itu.

Sekarang saya sudah resign, berencana untuk wirausaha dan memiliki toko online sendiri. Kalau membuat toko online dari nol, pasti mahal deh bayar jasa programmer-nya. Apalagi saya agak gaptek dan ga mau ribet mengurus soal teknis yang penuh coding. Ga ngerti blas. Jadi saya suka mencari tahu gimana caranya supaya bisa punya toko online cepat, mudah, dan harganya terjangkau.

Untunglah ternyata ada loh jasa pembuatan toko online yang setelah saya amati, fitur-fiturnya oke banget, yaitu http://jejualan.com. Salah satu yang saya suka adalah karena Jejualan punya fitur SMS report untuk para konsumen. Kalau via email udah pasti ada juga lah. SMS juga akan terkirim ke no HP pemilik toko online saat ada transaksi. Jadi kalau kita kebetulan tidak sedang online, tetap dapat notifikasi via SMS.


Mendaftar Jejualan sangat mudah. Hanya mengisi form yang terdiri dari 4 kolom yaitu nama, email, no HP, dan nama toko. Kemudian memilih paket apa yang kita inginkan. Begitu klik "Buat Toko", voila! Dalam sekejap toko kita jadi. Saya hitung-hitung, tidak sampai 10 detik proses setup-nya.


Setelah itu, kita langsung berada di halaman dashboard. Di halaman ini cukup menjalankan 5 langkah:
  1. Menambah Produk
  2. Menentukan Desain (tersedia 15-31 pilihan template)
  3. Mengisi data rekening untuk proses pembayaran dari konsumen
  4. Menentukan ekspedisi untuk pengiriman produk
  5. Mengisi halaman kontak

Setelah kelima langkah tadi selesai, kita pun siap berjualan!



Http://jejualan.com memiliki 4 paket yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan. Berikut perbedaan harga dan fitur-fiturnya:

Selain fitur SMS report yang saya ceritakan di atas, ada fitur lain yang bagi saya menarik, yaitu Jasa Upload Produk (paket Gamma dan Delta).

Upload produk itu sebenarnya gampang. Tapi kalau produknya ratusan bahkan ribuan, bagi saya cukup membuang waktu. Kalau bisa didelegasikan, kita bisa menggunakan waktu kita untuk pekerjaan lain yang lebih menghasilkan. Promosi dan menarik trafic, misalnya.


Fitur lain yang bagi saya penting adalah marketing tools berupa Newsletter. Kenapa penting? Karena saya pernah membaca bahwa salah satu channel promosi yang efektif adalah melalui email. Konsumen yang mendaftar newsletter kita berarti tertarik dengan produk-produk kita, dan jika kita mengirim email penawaran yang sangat menarik, kemungkinan mereka untuk membeli cukup besar.

Saya pun mencoba fitur newsletter. Namun saya menemukan ada kekurangan.

Awalnya kita perlu membuat template email terlebih dahulu. Oke, saya pun membuat template email yang berjudul Diskon 50%.


Setelah menyimpan template email tsb, di halaman dashboard saya klik "Kirim Newsletter." Menurut saya, seharusnya ketika saya pilih template Diskon 50%, kolom konten akan otomatis terisi seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. Ternyata kontennya kosong. Iseng saya tulis konten yang beda:


 Ketika saya klik "Kirim", previewnya seperti ini:

Kecuali judul, isi konten preview sama dengan template

 Ketika saya ketik "Ya", kira-kira semenit kemudian masuklah pesan ke dalam email yang telah saya daftarkan di newsletter:

Email yang diterima member berbeda dengan yang di preview/template

Semoga Jejualan bisa segera mengoreksinya. Untuk apa kita menulis template email kalau ternyata yang terkirim adalah yang kita tulis manual? Lalu mengapa email yang terkirim ke member berbeda dengan preview?

Meskipun ada ketidaksinkronan, bukan berarti fitur ini jadi tidak bisa dipakai sama sekali.
Solusi sementara sih, mungkin tak usah terlalu serius bikin template email dan abaikan saja preview. Yang penting di kolom terakhir "Kirim Newslettter", tulis konten yang sebenar-benarnya karena itulah yang akan terkirim pada para member.


Ada banyak fitur lain yang menarik namun belum sempat saya coba. Semoga di lain kesempatan bisa saya sharing lagi ya.

Sejauh ini saya cukup puas menggunakan http://jejualan.com versi trial. Soalnya SEMUA yang saya butuhkan terpenuhi di Jejualan: fitur lengkap dan mudah digunakan.

Saya juga sudah pura-pura berperan sebagai pembeli dan proses transaksi pembelian juga enak, sama sekali ga ribet.

Btw saya belum bilang ya kalau saya sudah pernah ke kantor Jejualan? Hehe.. Hari minggu juga ada staf yang standby. Beneran deh layanannya 24 jam!





Jejualan juga punya program menarik buat yang mau penghasilan tambahan, yaitu program Afiliasi. Caranya gampang. Tinggal daftar di http://aff.jejualan.com/, promosikan Jejualan, nanti jika ada yang order paket melalui link url kita, kita akan dapat komisi sebesar 30%.

Sebagai gambaran, misalnya ada yang pesan paket Gamma melalui link url kita. Harga paket tsb 499rb/bulan. Kita akan dapat komisi Rp. 149.700,- (30% dari 499rb). Ada 10 orang aja yang pesan, kita dapat Rp. 1.497.000,-
Lumayan banget kan buat jajan?


Akhir kata, semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat ya.
Yang mau gelar dagangan di Jejualan, silakan..
Yang mau jadi affiliate toko online nya juga silakan..
 
Semoga laris dan baaanyaaaaak dapat uangnya. Aamiin..

Good luck ^^

18 Juli 2015

Refleksi Keberagaman dalam Film Mencari Hilal

Sumber : Bintang.com


Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menentukan awal Ramadhan dan awal Syawal salah satunya adalah dengan cara melihat hilal (bulan sabit pertama yang menandakan awal bulan dalam kalender hijriah). Pemerintah sudah rutin melakukan hal ini. Namun bagi Mahmud (Deddy Sutomo), ia ingin melihat hilal dengan mata kepalanya sendiri. Misi ini begitu penting hingga ia berkata pada anak perempuannya, Halida (Erythrina Baskoro),
“Kalau nanti Bapak sampai meninggal sebelum melihat hilal, Bapak nggak ridho.”
Halida pun dengan berat hati melepaskan bapaknya pergi, dan memerintahkan adik laki-lakinya, Heli (Oka Antara) untuk menemani sang Bapak. Heli yang sering bertentangan dengan Bapak sempat menolak. Namun demi mendapatkan paspor untuk melawan kerusakan lingkungan di Nikaragua, Heli menurut. Hanya Halida yang bisa membantunya mendapatkan paspor itu.

[Warning: Ulasan berikut berisi spoiler]

Perjalanan mencari hilal dimulai. Perjalanan yang penuh hambatan mulai dari nama bukit tujuan yang berubah, bentuk fisik bukit yang nyaris lenyap karena eksploitasi, hingga pencarian lokasi lain yang juga tak mudah.

Selama perjalanan, mereka berdua mengalami beberapa peristiwa. Misalnya saat ormas Islam yang membubarkan ibadah umat Kristen. Untunglah konflik ini berakhir damai setelah Heli mengumpulkan warga untuk berdialog. Mereka juga melewati sebuah kampung dimana warganya mempraktekkan budaya yang Mahmud sebut bid’ah dan dengan tegas Mahmud ceramahi dua orang warganya. Heli memprotes sikap blak-blakan sang Bapak dan perlawanan Heli membuat Bapak berang hingga mengusir Heli.

Bagaimanakah akhirnya? Apakah Bapak berhasil melihat Hilal? Lalu bagaimana dengan Heli?
Kalau penasaran, tonton saja filmnya. Saya suka endingnya :)

Film ini menggambarkan besarnya kesenjangan antara Bapak sebagai generasi tua yang agamis-konservatif dengan Heli sebagai generasi muda yang apatis terhadap agamanya tapi menganggap penting kerukunan antar umat beragama. Tidak diceritakan detail mengapa atau bagaimana gap ini bisa terjadi di antara keduanya.  

Sulit bagi saya berpihak pada salah satu karakter. Saat Pak Mahmud berada dalam perjalanan di bus dan ingin bus berhenti sejenak agar bisa shalat, saya berpihak padanya. Namun saat Heli mengkritik gaya dakwah sang Bapak, saya berpihak pada Heli. Saya mah gitu orangnya. Labil.

Satu hal yang paling saya suka dari cerita film ini adalah, bahwa konflik sebesar apapun (termasuk yang menyangkut dengan Tuhan) tidak menghilangkan rasa hormat seorang anak pada Ayahnya, tidak menjadikan seorang Ayah benci pada anaknya.

Nonton film ini bikin saya inget Papa :’)

Berminat menonton? Film ini mulai diputar di bioskop tanggal 15 Juli 2015. 

Berikut trailernya:



Selamat menonton ^^

09 Juli 2015

3 Mitos dan Fakta Hidrasi saat Puasa yang Perlu Kita Ketahui

Hari ini tepat menginjak hari ke 23 bulan Ramadhan. Bagaimana puasanya? Semoga selalu sehat dan lancar sampai akhir ya. Aamiin..

Ramadhan tahun ini untuk pertama kalinya saya banyak menghabiskan waktu di rumah mertua. Hal ini berbeda dengan tahun lalu dimana saya menjalani Ramadhan dengan suami, ayah, ibu, dan adik-adik saya di rumah. Saya menemukan beberapa perbedaan dalam ritual buka puasa pada dua keluarga ini. Kalau di keluarga saya, teh manis hangat jadi minuman wajib untuk buka. Sementara di rumah mertua, penganan favorit saat berbuka adalah… es buah!

Mau tidak mau saya jadi membanding-bandingkan, sebenarnya lebih baik mana ya.. minum teh apa es buah? Usut punya usut, browsing punya browsing *apa deh ini*, ternyata ada minuman yang lebih baik untuk berbuka daripada teh dan es buah, yaitu… air putih!

Lah memangnya kenapa dengan teh dan es buah? 

Mitos 1

Teh manis adalah salah satu minuman favorit saya, termasuk yang dalam kemasan. Memang sih, kadang khawatir dengan kandungan gulanya. Tapi gimana dong, udah ketagihan *halah*. Kopi juga suka, meskipun frekuensi konsumsinya lebih jarang daripada teh. Ternyata oh ternyata.. kopi dan teh mengandung kafein yang memicu maag kalau dikonsumsi saat perut kosong. Oh begitu..

Mitos lain yang membuat teh manis dan es buah banyak dikonsumsi untuk berbuka adalah ini:

Mitos 2



Jadi yang namanya karbohidrat itu ada 2 macam, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana terdiri dari satu-dua molekul gula yang cepat dicerna tubuh dan juga cepat menambah kadar gula dalam darah. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat sederhana misalnya gula pasir, susu, buah, dsb. Jadi es buah itu memang banyak mengandung karbohidrat sederhana.

Nah kalau karbohidrat kompleks, struktur kimianya terdiri dari 3 molekul atau lebih. Gula ini juga kaya serat, vitamin, dan mineral. Karena molekulnya lebih banyak, dicernanya pun lebih lama sehingga kenaikan glukosa dalam tubuh akan lebih lambat. Ada beberapa makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Salah satunya adalah kurma. Inilah penjelasan ilmiah mengapa kita sebaiknya berbuka dengan kurma :)

Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud).
Nabi Muhammad Saw berkata :
“Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”

Ternyata berbuka cukup dengan kurma dan air putih!


Pasangan sempurna untuk berbuka: Kurma dan Aqua


Ngomong-ngomong soal air putih, saya jadi teringat air putih yang sering saya konsumsi: Aqua.

Aqua merupakan merek air minum dalam kemasan (AMDK) paling terkenal dengan penjualan terbesar di Indonesia. Kalau nyari air putih di warung, kita ga akan nanya, “Ada air putih?” atau “Ada air mineral?”. Kebanyakan orang akan bertanya, “Ada Aqua?”  Inilah bukti bahwa Aqua sedemian besar hingga menjadi merek generik.

Sebagai pelopor AMDK sejak tahun 1973, Aqua menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat sehat Indonesia. Berasal dari mata air terlindung dan diproses dengan sistem terpadu, menjadikan Aqua memiliki kualitas produk terbaik. Aqua juga telah menerima berbagai penghargaan sebagai wujud kepercayaan dan kepuasan konsumen.

Aqua juga suka memberi edukasi pada masyarakat. Misalnya saat bulan puasa, Aqua mengkampanyekan Aqua 242, yaitu “rumus” agar kita tetap bisa minum 8 gelas air per hari.


Sumber: Dancommunity.org

2 Gelas Saat Berbuka

Begitu adzan maghrib berkumandang, kita bisa mengonsumsi 1 gelas Aqua, lalu makan kurma atau makanan ringan lain, lalu minum 1 gelas Aqua lagi. Kalau saya memang biasanya tidak langsung makan berat. Setelah berbuka, sholat maghrib dulu baru makan nasi dan lauk pauknya.

4 Gelas Saat di Malam Hari
Setelah sholat maghrib, saatnya makan berat. Ada waktu beberapa jam dari bada maghrib ini hingga nanti saatnya kita tidur. Dalam rentang waktu ini, pastikan kita minum minimal 4 gelas Aqua. Sebagai contoh, kita bisa minum 1 gelas Aqua masing-masing sebelum dan sesudah makan, lalu sebelum dan sesudah sholat tarawih.  Tak sulit, bukan?  

2 Gelas Saat Sahur
Saat bangun tidur, idealnya kita minum 1 gelas Aqua. Hal ini berfungsi untuk mengganti cairan tubuh yang hilang melalui kulit dan pernafasan selama kita tidur. Setelah selesai makan sahur, kita bisa minum 1 gelas lagi. Kalau saya kadang menambahkan 1-2 gelas lagi menjelang imsak. Hehehe..

Kenapa penting buat kita untuk mengingat Aqua 242 ini? Karena terkadang tanpa kita sadari, frekuensi minum kita berkurang saat puasa. Ada mitos yang menyatakan bahwa saat puasa, kebutuhan cairan tubuh lebih sedikit. Padahal faktanya  kebutuhan cairan tubuh saat puasa sama dengan saat tidak puasa. Pengeluaran cairan saat tubuh saat puasa juga sama dengan saat tidak puasa. Jadi, kita harus tetap mengonsumsi 8 gelas Aqua saat puasa, sama dengan saat kita tidak puasa :)

Mitos 3

Supaya lebih mudah menghapal rumus Aqua 242, nyanyikan saja lagu ini:



Itulah 3 mitos dan fakta hidrasi saat puasa yang perlu kita ketahui. Semoga sharing ini bermanfaat. 

Jaga kesehatan, dan selamat menjalani ibadah puasa ^^



Referensi:

http://aqua242. com (semua gambar mitos dan video dari situs ini)
http://www.academia.edu/8400392/PERUSAHAAN_AIR_MINUM_PT._AQUA_GOLDEN_MISSISSIPPI

07 Juli 2015

Surat Untukmu

Kepada yang tercinta
: Yoga Nugraha

Dear kekasihku,
Kau tahu, saat kita menikah dulu, aku tak berharap kebahagiaan konstan bak dalam dongeng Cinderella.
Pun begitu, tak serta merta aku bisa menghalau semua halang rintang dalam perjalanan ini.

Pernah aku merasa kita tak cocok,
Merasa kesal hingga ingin minggat dari rumah (namun tak tahu mau ke mana),
Merasa marah, cemburu, dan penuh prasangka.
Hingga akhirnya aku bertanya, “Allah, mengapa rumah tangga kami begini adanya?”

Saat itu juga seolah Allah langsung menjawabnya,
”Kupasangkan untukmu seorang laki-laki yang menganggapmu begitu berharga untuk dimiliki, di saat laki-laki lain mendekatimu saja tidak.

Kujadikan ia suamimu, tempat ia mencurahkan segala cinta dan kasih sayang yang begitu besar untukmu, yang melindungimu, menafkahimu, dan bertanggungjawab atas segala salah dan khilafmu.

Kuanugerahi kalian berdua seorang bayi laki-laki sehat, tampan, dan cerdas yang menghangatkan hati, di saat pasangan lain masih mendambakan momongan.

Rumah tangga macam apa lagi yang engkau inginkan, Sinta?
Nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?”

Kemudian aku tersedu, tersungkur bersimpuh memohon ampunan-Nya.
Karena aku tak ingin menjadi salah satu dari segolongan perempuan yang masuk neraka,
Bukan karena kufur pada Allah, melainkan kufur pada suaminya.

Allah, jadikanlah aku seorang istri yang pandai bersyukur.

Dear suamiku,
Terimakasih telah memilihku, mencintaiku, dan melakukan apa saja untuk membahagiakanku. Semoga Allah selalu merahmatimu..