Rabu, 31 Agustus 2011

Happy Ied Mubarak 1432 H!

Ramadhan ini menyenangkan!
Sebulan penuh di rumah. Terakhir kali begini tuh pas SMA.
Jaman kuliah kan sebagian besar waktu puasa dihabiskan di Bandung.
Malah kadang sampai lebaran. Jadi lebaran ga sama ortu.
Sedih ya.. nasib anak kosan..




Sedang tidak terlalu mood nulis akhir-akhir ini.

Jadi postingan ini singkat saja ya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah.
Mohon Maaf Lahir Batin :)


Rabu, 24 Agustus 2011

Tumblring!

Tadinya saya mau ngobrolin semua media narsis saya di internet: Facebook, Twitter, Blogspot, Tumblr, Kompasiana, sampai Blogdetik. Hohohoho.. Tapi karena akan sangat panjang, jadilah saya pilih satu saja yang jadi favorit saya saat ini: My Tumblr.

Awal kisah, saya ingin posting quotes bagus dan menarik yang sering saya temukan dari buku. Tapi kalau saya tulis di blogspot ini, kasihan pembaca cuma mampir untuk 1-2 kalimat. Sementara kalau di twitter (yang notabene microblogging, katanya), selain jumlah karakter terbatas, pasti nantinya akan tenggelam seiring berjalannya waktu *tsah.

Jadilah, saya bikin tumblr yang saya anggap bisa mengakomodasi kebutuhan saya untuk posting superpendek-tanpa-takut-tenggelam-kayak-twitter. Ternyata begitu saya "menerjunkan diri" *apa sih*, ternyata tumblr itu WAOW banget! *lebay.

Ini yang ada di tumblr tapi ga ada di tempat lain:

1. REBLOG
Banyak banget postingan orang yang keren-keren tapi karena copy-paste itu tidak baik yah (:p) dan juga repot, jadi reblog aja! Huahahahaha. Cuma di tumblr yang meski gak mood nulis tapi tetap bisa ngeblog *evillaugh*

2. FANATISME
Selama ngeblog di Blogspot ini, belum pernah aku nemu orang yang bilang, "Aku cinta Blogspot!". Heuheu. Tapi di Tumblr? Beuuuuh. Sering! Terutama anak-anak sekolah tuh ya, waktunya belajar malah tumblr-an. Tempat curhat dan nge-galau? Tumblr!

Judulnya sih "Studying". Padahal.. "Tumblring" ;)

baca: "Tempat gue curcol"

3. GIF
Pertama kali saya tahu tentang format GIF itu ya di Tumblr ini. Gambar bergerak. Bukan video ya. Lebih seperti beberapa foto yang muncul bergantian jadi tampak bergerak.
Eh, tapi ada juga deng yang kayak video tapi super pendek sekali. Mungkin 2-3 detik yang diputar berulang-ulang.

4. KESAMAAN MINAT
Saya pernah baca sebuah postingan yang membuat saya heran. Postingan itu kira-kira isinya begini: "Sebagai pengguna Tumblr, kamu pasti menyukai setidaknya salah satu dari hal-hal berikut ini: Harry Potter, Glee, Disney, dll, dsb, dkk.. sampai 20 nomor kalau ga salah. Dan ga ada Twilight Saga. hihihihi. Yang bikin takjub, kok bisa ya dia menyimpulkan begitu? Tapi kayaknya bener sih. Saya misalnya, pengguna Tumblr yang suka Harry Potter :D

5. CONTENT
Sebagian besar blogs yang saya ikuti di Tumblr berbentuk foto. Bahkan meskipun isinya cuma kata-kata pun, tetap saja formatnya jpg. Gampang dibaca, ga bikin mata capek, dan bener-bener deh, kalau galau, galau parah. Kalau manis, maniiiiiiis banget. Super cute and super sweet. Kalau kocak, bisa bikin saya ngakak guling-guling.






Super sweet

postingan galau


Sekarang saya nge-follow 61 blog dan punya 12 followers. Banyak ngikutin blog spesial fans Harry Potter nih. Kenyang deh saya lihat all about Harry Potter. Heuheu.
Begitulah.
Sebenarnya sih ada lagi yang bisa diceritain. Tapi kepanjangan ah. Sekian dulu ya.

*kembali mantengin dashboard Tumblr*

Sabtu, 20 Agustus 2011

@haspahani

1. Aku membaca sebuah blog. Sang blogger bercerita bahwa ia pernah memberi kata "cupid" pada @haspahani untuk dibuatkan sebuah sajak (atau puisi? -aku ga tau bedanya). Dan @haspahani itu benar-benar membuatkan tweet sajak dari kata "cupid" yang kebetulan pas dengan situasi hati sang blogger.


2. Penasaran, aku lalu mem-follow @haspahani.


3. Suatu hari, tanggal 18 Juli, @haspahani meminta pada followersnya satu kalimat berakhiran M untuk ia buatkan sajak.


4. Aku memberinya kata "MURAM".


5. Lalu ia pun nge-tweet dengan me-mention ku di akhir sajaknya:

"Di sinikah kita janji ketemu?

Di muara muram ini?

Aku elu-elu dari hulu,

kau jerat jerit elang laut itu.

Di muara murung ini?"


6. Wuiiih! Senengnya dibuatkan puisi! Belum ada yang membuatkan puisi untukku.. *terharu* meskipun aku ga ngerti makna puisinya *huuuuuu.


7. Satu bulan kemudian, saya menemukan artikel atas nama Hasan Aspahani di koran Batam Pos.


8. Ternyata eh ternyata.. beliau adalah.. GM & Pemimpin Redaksi Batam Pos! Woooooowwww!


9. Sama sekali ga nyangka aku satu kota dengan beliau. Secara jarak fisik, beliau lebih dekat dari yang kuduga.


10. The End (ga tau mau nulis endingnya gimana).


Mimpi Absurd

Tadi pagi saya bermimpi.
Mimpi yang, seperti wajarnya mimpi, terasa absurd sekaligus begitu nyata.

Alkisah,
saya berada pada sebuah antrian audisi (Audisi apa? Lanjutkan membaca! :D)
Banyak yang ngantri. Kayak di acara Indonesian Idol.

Tapi sempat-sempatnya, saya dan kawan-kawan (entah siapa kawan-kawan saya ini) melakukan tindak kriminal dengan melakukan... apa ya..? kalau tidak salah, mencuri beberapa bagian mobil milik Bara putranya Juan Felix Tampubolon (Entah kenapa ada dia di mimpi saya! Kenal aja enggak. Hwkwkwkwkwkwkw. Padahal ga ada Nikita Willy. Ckckckc)

Saya berjalan ke sebuah saung yang ada tempat duduknya.
Saung itu terletak di atas, di bagian tanah yang tinggi.
Agak berat menanjaknya. Tapi seseorang membantu saya dengan mendorong punggung saya.
Hingga sampai di saung, saya duduk.
Ketika saya melihat siapa yang mendorong saya..
ternyata dia.
Si tampan. Mari kita inisialkan menjadi ST (hihihi..)

Kalimat saya hanya satu, yang intinya saya tidak menyangka dia akan berada di situ.
Ternyata itu satu-satunya kalimat yang ada di antara kami.
Dia tak menjawab, dan saya tidak berbicara apapun lagi padanya setelah itu.
Tapi kami -atau minimal, saya- tetap merasa nyaman.
Setidaknya tidak ada pertengkaran seperti biasanya.

Kemudian kami pindah lokasi (biasa, di mimpi pindah-pindah lokasi entah dimana).
Mengantri lesehan dengan ratusan pengantri lain, yang sebagian besar perempuan seumuran saya.
Dia, ST, satu dari segelintir cowok, duduk persis di sebelah kanan saya.
Menemani saya.

Kemudian Bara lewat.
Berlutut di samping kiri saya, dan mengeluarkan sesuatu yang saya yakin dia ambil (entah bagaimana) dari saku saya.
"O ow. Aku ketahuan! Mengaku saja apa ya?" pikirku mengingat tindak kriminalku tadi.
Dia menunjukkan benda yang dia ambil dari saku saya,
ternyata... stiker logo mobilnya (Gubraaaaaakkkkss!).
Dia meringis menertawakan.
Mungkin dia pikir, cemen banget saya cuma nyolong stiker mobilnya.
Lalu ia pun pergi meninggalkan saya.

Si Bara nampaknya masih mencari-cari pelaku pencurian isi mobilnya.
Beberapa orang dipanggil dari antrian.
Ada seorang gadis yang ketika digelandang, dia berat hati dan memelas,
"Tapi saya lagi 'dapeeet'..."
Saya ngakak guling-guling mendengarnya.
Geer banget tuh cewek, kayak mau diapain aja sama si Bara.

Lalu ST menunjukkan pada saya bahwa saya lagi 'dapet' dan 'tembus'.
Whaaaaattt?
Dengan wajah merah padam, saya tampar pelan pipinya supaya berpaling dari saya.
Sialan!

Menunggu.. dan menunggu..
Saya dan ST sama sekali tidak berbicara.
Hanya mengamati orang-orang yang berseliweran di depan kami.
Persis seperti orang lagi gelar lapak di Gasibu.

Tapi entah kenapa..
Kalau ada cowok yang lewat, sepertinya senang sekali mereka mengganggu ST.
Kebanyakan membuat dia jatuh terjengkang.
Saya kasihan tapi tidak bisa berbuat apa-apa,
saya pun tidak tahu apa salahnya sehingga ia dizolimi seperti itu.
Dan saya tidak bertanya.
(Ckckck. Bahkan dalam mimpi pun saya masih (pura-pura?) bersikap tidak peduli).

Sampai akhirnya...
Audisi dinyatakan selesai padahal saya belum sempat di tes.
Ternyata itu adalah audisi..
untuk mencari..

pemain tenis (Super absurd sekali sejak kapan saya tertarik main tenis? -__-").


Kami pun pulang.
Nebeng sebuah mobil carry berwarna putih,
dengan teman-teman kuliah saya yang tidak begitu akrab (ga tau kenapa mereka juga ada di mimpi ini -___-")


Saya terbangun.



Sejujurnya saya memang sedang kangen sama ST ini.
Tapi saya belum mau menghubunginya.
Jadi yaaah.. cukup senang ketemu dalam mimpi.
Lebih senang lagi karena tidak perlu ada percakapan yang biasanya berujung tidak enak.

Anyway,
Semoga dia baik-baik saja.

















Rabu, 17 Agustus 2011

The Host

Suatu hari, Sinta, Yusuf, dan Rama duduk di depan TV menonton sebuah film yang disewa dari Video Ezy *bukan iklan*.

Sinta : "Ini film horor loh.."

Di layar TV, muncul judul tanpa subtitle: THE HOST.

Yusuf : "HANTU. Ya teh?"

Sinta : "Bukaaaaaann! Ini tentang monster ikan,"

Rama : "Hantu itu GHOST,"

Sinta : "Pinteeeeerrr...!" *angkat jempol*

Yusuf : "Terus The Host apa dong artinya?"

Nah loh.

Apa ya..? Sinta berpikir.

Yang pasti The Host adalah buku karya Stephenie Meyer setelah The Twilight Saga.

Di buku itu sih artinya "Inang".

Tapi kayaknya di film ini bukan itu deh artinya.

Jadi apa dong?

The Host.. Hostes...

Akhirnya Sinta pun menjawab dengan ragu,

Sinta : "Tuan Rumah."

Rama : "Host itu PEMBAWA ACARA,"

Sinta : "PINTEEERR!" *angkat jempol lagi*

Cerdas banget ya Rama? Sebenarnya Sinta juga sempat terpikir "pembawa acara". Tapi...

Yusuf : "Masak judul filmnya 'Pembawa Acara'?"

Di layar TV muncul penampakan sang monster.



Sinta : "Yah... monster ikan itulah pembawa acaranya..."


Kemudian hening.




Catatan:

Sampai sekarang, makna kata The Host sebagai judul film itu masih menjadi misteri.

Sumber gambar: Forbidden Planet, The Mad Challenge.