Senin, 13 Juni 2011

Up In The Water


Lagi lihat-lihat majalah film, bertiga.
Sampai pada halaman yang memuat artikel film UP.


Sinta : Kalian udah pernah nonton film UP?
Yusuf : *menggelengkan kepala*
Achmad : Belum..
Sinta : Bagus loooh.. *angkat jempol*
Achmad : Di tempat penyewaan ada gak, Teh?
Sinta: Hmm.. ga tau..
Achmad : Kalau film yang tadi Teh Sinta sewa apa? Up In The Water?
Sinta & Yusuf: Up In The AIR!
Achmad : Yah, sama aja lah..
Sinta : -______-"


Sumber gambar: id-top10.com

Sabtu, 11 Juni 2011

#indonesiajujur Karena Berusaha Jujur...

Miris banget baca berita tentang keluarga Ibu Siami.
Anaknya, Al, disuruh memberi contekan pada teman sekelasnya saat Ujian Nasional (Unas).
Sang Ibu protes ke Kepsek, Komite Sekolah, hingga Dinas Pendidikan.
Malangnya, warga kampung malah marah, mencaci maki, dan mengusir keluarga tersebut.
Apa-apaan itu..?
Saya sedih banget sampai pengen nangis.. :'(

Saya mengerti sekali, bahwa tidak ada murid, guru, kepsek, atau warga Indonesia yang pengen ada yang ga lulus Unas. Karena itulah, karena Unas hanya menuntut hasil bukan proses, mereka menganggap menyontek itu wajar.

Saya mengerti kekhawatiran warga yang memaklumi menyontek.
Namun pantaskah menghujat, mencaci maki, bahkan sampai mengusir seseorang yang memperjuangkan kejujuran?

Saya pernah menyontek, tentu saja. Siapa yang tidak pernah?
Tapi saya juga pernah dicontek. Kadang-kadang saya rela, tapi lebih sering ga ikhlas.

Membayangkan Al ditunjuk jadi 'tumpuan' contekan, rasanya sakit hati.
Saya tahu rasanya.

Saya tahu rasanya ketika belajar keras, lalu mendapat nilai yang sama dengan yang tidak belajar.
Saya tahu rasanya ketika lelah belajar, dan orang lain yang diuntungkan dengan pembelajaran saya.
Saya tahu rasanya ketika hendak bangga dengan ingatan saya, tapi kebanggaan itu pupus karena teman-teman yang tidak menghafal bisa mendapat nilai yang sama dengan saya karena melihat buku atau menyontek teman.
*sigh*

Jujur memang sulit, dan saya masih berusaha.

Berusaha jujur adalah nilai penting yang selalu saya pegang.
Kejujuran belum pernah mengecewakan saya.

Karena berusaha jujur, saya belajar sebelum ujian. Saya tidak perlu cemas dan gelisah di kelas.
Karena berusaha jujur, saya tidak perlu khawatir berapapun nilai saya, karena saya sudah ikhtiar.
Karena berusaha jujur, saya berusaha hanya melakukan hal-hal yang benar. Saya salat, misalnya, karena saya ingin menjawab dengan baik dan jujur ketika guru ngaji bertanya, "Siapa yang tadi salat?" (ini cerita ketika SD. Sekarang tak ada yang bertanya tentang salat. Salat sudah jadi kebutuhan).
Karena berusaha jujur, orangtua memberi kepercayaan cukup besar pada saya. Saya sangat menghargai dan bersyukur tentang itu. Mereka percaya saya tidak akan berbuat kesalahan lalu menutupinya dengan berbohong.


Seumur hidup saya, berusaha jujur tak pernah mengecewakan.
Sampai hari ini, ketika saya dikecewakan karena kejujuran yang diinjak-injak.

Tapi saya bertekad,
apapun yang terjadi, saya akan berusaha untuk tetap jujur.


Untuk Indonesia Jujur.








Candil "Preman"

OVJ Awards.

Candil Seurieus tampil dan menyanyi.

Achmad: Teh, ini preman ya?


Sinta: ...

Sinta: Dia Rocker!


Papa, Mama, Yusuf: *ngakak*


Achmad: Kok nyanyinya teriak-teriak?


Sinta: Ya emang rocker kayak gitu.. -____-"

-live report nonton bareng OVJ Awards di rumah-

Jumat, 10 Juni 2011

My Twitter

Sebenarnya saya tidak suka Twitter. Soalnya saya suka ga peduli sama omongan orang. Apalagi 90% yang mereka omongin itu ga ada hubungannya sama saya dan ga ada manfaatnya juga untuk saya. Tapi saya pernah baca, bahwa connect itu penting. Jadi yah.. saya lakukan saja. Lalu kita lihat apa yang terjadi *halah.

Yang baru-baru ini terjadi adalah..
Saya ikutan kuis #DISNEYGIVEAWAYS yang diadain @CINEMAGSNEWS. Kuisnya gampang, cuma nyebutin karakter kartun/animasi Disney favorit beserta alasannya. Jawabannya harus kreatif, unik, dan lucu.
Dan...
Beneran ga nyangka, saya termasuk dalam empat pemenangnya!
HORE! \^_^/

Saya mengirim dua jawaban waktu itu.
"Cinderella : Karena saya selalu tidur jam 12 malam teng!"
"Princess Aurora : Cukup dengan tidur saja, dia dapat pangeran :p"

Cinderela
Saya pernah dijuluki Cinderella pas jaman-jaman ospek jurusan.
Gara-gara pas sedang ngerjain tugas kelompok semalaman, saya bilang ke teman-teman, "Aku ngerjainnya sampai jam 12 aja ya,"
Mereka pada kaget, "Kenaaappaaaa..??"
Saya jawab dengan kalem, "Karena aku harus tidur.."
dan teman-temanku pun langsung gubraaaks. Hihihi..

Princess Aurora
Sebenarnya ini princess Disney favorit saya. Tumblr saya namanya Aurora Imagination (www.aurora-story.tumblr.com). Foto profile saya di tumblr itu juga Aurora.


Kenapa saya suka Aurora? Pertama menurut saya dia princess paling cantik.
Kedua.. ya itu.
Saya iri karena dia cuma tidur doang, terus dibangunin dengan ciuman pangeran tampan. Gimana ga bikin sirik? *lol
Sungguh cita-cita saya adalah menjadi putri Aurora *ngimpi.com


Saya belum tahu hadiahnya dari Cinemags apa. Denger2 sih DVD film .
Entahlah. Kita lihat saja apa yang terjadi *kalimat ini, lagi!*

Anyway, selain ikutan kuis, saya juga ikutan @writingsession. Tiap dua hari sekali nulis bareng jam 9-11 malem dengan tema yang ditentukan. Lumayan banget melatih kreatifitas, kecepatan berpikir dan kecepatan menulis. Tapi saya masih merasa kurang dalam pengembangan cerita. Harus out of the box dan ada twist soalnya. Belum mahir >.<
But it's okay. Alah bisa karena biasa. Amin.

Hari ini saya bolos writingsession. Tapi saya ganti dengan nulis di blog ini. Yang penting tetap nulis lah ya.

Demikianlah kabar ga penting saya tentang Twitter.
Kalau ada yang mau memfollow saya, silahkan menuju @sintamilia.

See ya! :)





Rabu, 08 Juni 2011

Goceng

Achmad (megang duit) : Teh, uangnya buat adek ya?

Aku : Berapa?

Achmad : Goceng

Aku : ... *mikir*

Aku : Enggak, ah!

Achmad : Ck. Gpp lah.. 5 ribu aja pun. setahun sekali..

Aku (shock) : Kau TIAP HARI minta uang ke aku!

Achmad : Kan biasanya cuma 2 ribu..

Aku : ... *krik. krik. krik*

Mama : *ngakak*